Gercep! DBMSDA Kabupaten Tangerang Kendalikan Luapan Kali Musi, Permukiman Tetap Aman

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
19 Okt 2026 18:42
2 menit membaca

DINAS Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang bergerak cepat menangani luapan air akibat longsoran tanah di sisi Kali Musi, kawasan Kutabumi 2, Kecamatan Pasarkemis.

Melalui langkah pengendalian aliran air dan pemantauan langsung di lapangan, kondisi berhasil dikendalikan sehingga tidak berdampak pada kawasan permukiman warga.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, penanganan langsung dilakukan sesaat setelah insiden terjadi pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Kejadian tersebut sempat mengganggu pekerjaan jacking pada proyek saluran utilitas bawah tanah.

“Air tidak sampai ke kawasan perumahan di RW 20 maupun RW 21. Karena kami langsung lakukan penanganan di lapangan,” kata Iwan.

Dia menjelaskan, langkah cepat petugas dilakukan melalui pengaturan pintu air dan pemantauan kondisi muka air di sekitar lokasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengendalian aliran untuk mengantisipasi meluasnya dampak luapan air.

“Petugas di lapangan langsung melakukan penutupan pintu air Cisadane, pembukaan pintu air Pangadegan, serta pemantauan muka air di kali,” ujarnya.

Penanganan dan pemantauan dilakukan bersama unsur kewilayahan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta pelaksana proyek. Koordinasi lintas pihak ini dilakukan untuk memastikan kondisi aliran air tetap terkendali dan situasi di sekitar lokasi dapat dipantau secara menyeluruh.

Hasil pemantauan pada pukul 16.15 WIB menunjukkan debit air telah surut. Dengan penanganan tersebut, luapan air tidak memasuki kawasan permukiman di RW 20 dan RW 21.

Respons cepat ini menjadi bagian dari upaya DBMSDA Kabupaten Tangerang dalam mengendalikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi proyek. (*)