Anugerah Duta Anak 2026 Dikukuhkan, Pemkab Tangerang Dorong Anak Berani Bersuara

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
15 Okt 2026 13:21
2 menit membaca

PEMKAB Tangerang mendorong anak-anak berani menyampaikan aspirasi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Penganugerahan Duta Anak Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, Penganugerahan tersebut merupakan menjadi bentuk apresiasi terhadap anak-anak yang memiliki potensi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan.

“Sekaligus mendorong mereka menjadi representasi suara anak dalam memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan anak,” kata Intan.

Intan menegaskan, anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan bagian penting yang perlu dilibatkan dalam proses pembangunan sesuai usia dan tingkat kematangannya.

“Anak-anak memiliki suara, gagasan, dan potensi yang harus diberi ruang,” ujarnya.

Intan juga mendorong Duta Anak menjadi teladan, sehingga berani menyampaikan aspirasi. Serta ikut menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Menurutnya, keterlibatan anak perlu didukung oleh lingkungan yang aman dan terbuka, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

“Sinergi berbagai pihak diperlukan agar setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, dan berpartisipasi secara optimal,” terang Intan.

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Ratih Rahmawati juga menegaskan pentingnya peran Duta Anak dalam memperkuat Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor. Dia bilang, Duta Anak diharapkan tidak berhenti pada seremoni penganugerahan.

Sebagai pelopor, lanjut Ratih, Duta Anak diharapkan mampu mengajak teman sebaya melakukan kegiatan positif dan menjadi agen perubahan di lingkungannya. Sementara sebagai pelapor, Duta Anak diharapkan berani menyuarakan aspirasi.

“Serta menyampaikan informasi mengenai persoalan yang dihadapi anak dengan tetap memperhatikan keamanan dan prosedur pelaporan yang sesuai,” kata Ratih.

Sementara Duta Anak Terpilih, Sofiyatun Zanah menyatakan siap mengemban amanah. Dia pun mendorong anak-anak Kabupaten Tangerang untuk tidak hanya menjadi pelapor, tapi juga pelopor.

“Kita harus berani bersuara secara proporsional. Kita harus menjadi pelapor dan juga pelopor,” ujar siswi SMAN 28 Kabupaten Tangerang ini.

Pada kegiatan tersebut, Pemkab Tangerang juga meluncurkan Batik Anak Tangerang. Inisiatif tersebut menjadi upaya untuk memperkenalkan identitas budaya lokal. Sekaligus mendorong kreativitas dan kebanggaan anak terhadap daerahnya.