
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan modal usaha dan gerobak sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026, yang juga diisi dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari pendistribusian program BAZNAS Kabupaten Tangerang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus Hari Santri Nasional 2026.
Sebanyak 80 gerobak usaha diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap penerima juga mendapatkan tambahan modal usaha sebesar Rp1 juta untuk membantu memulai dan mengembangkan usahanya.
“Alhamdulillah, hari ini bersama BAZNAS kita menyerahkan 80 gerobak usaha. Selain gerobak, masing-masing juga mendapatkan modal Rp1 juta. Ada yang akan jualan es teh, gorengan, bakso, cilok dan usaha lainnya,” kata Maesyal.
Maesyal berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memulai usahanya dan bisa lebih mandiri secara ekonomi serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
“Mudah-mudahan mereka bisa maju, sukses dan sejahtera sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.
Selain bantuan usaha, pada kegiatan tersebut juga disalurkan santunan kepada sekitar 394 anak yatim dan kaum dhuafa berupa paket sembako serta uang. Maesyal pun mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Tangerang yang telah secara konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang, H. Achmad Nawawi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS mengoptimalkan dana zakat. Tujuannya agar tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.
“Tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan taraf hidup penerima manfaat,” kata Nawawi.
Sejalan dengan tema HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”, program tersebut diharapkan menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Nawawi mengapresiasi para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Menurutnya, dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan untuk membantu masyarakat. Sekaligus mendukung upaya mereka mencapai kemandirian ekonomi.
“Berkat dana zakat yang dititipkan, kita bisa membangun meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, dari mustahik menuju kemandirian ekonomi,” ujar Nawawi.
Dia juga menegaskan, transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran menjadi komitmen utama BAZNAS Kabupaten Tangerang. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Sekaligus memastikan dana umat memberikan manfaat bagi pihak yang berhak menerimanya.
Nawawi menambahkan, pengelolaan zakat secara produktif diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat. Bantuan modal usaha dan gerobak menjadi salah satu bentuk dukungan agar penerima manfaat memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.
“Melalui pengelolaan zakat yang produktif, BAZNAS menargetkan penguatan ekonomi keagamaan agar ke depan para penerima manfaat atau mustahik perlahan mampu tumbuh mandiri menjadi seorang muzaki,” pungkasnya.