Sudah Didorong Modal Rp100 Juta, Masih Ada 24 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang Belum Mandiri

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
16 Mei 2026 17:22
2 menit membaca

DI TENGAH peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkap masih ada 24 koperasi desa yang belum mampu beroperasi mandiri meski telah menerima dukungan modal dan pembinaan.

Hal itu disampaikan Maesyal saat mengikuti peresmian virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 koperasi telah beroperasi penuh. Sementara sisanya masih dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi.

“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,” ujar Maesyal.

Pemkab Tangerang sendiri telah menggelontorkan dukungan besar untuk pengembangan koperasi desa. Bersama dukungan corporate social responsibility (CSR) dan pihak ketiga, total bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp27,4 miliar untuk 246 desa dan 28 kelurahan.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah seluruh desa dan kelurahan sudah mendapat dukungan,” katanya.

Meski demikian, sejumlah kendala operasional masih dihadapi koperasi, terutama terkait distribusi dan pasokan sembako dari distributor.

Karena itu, Maesyal meminta dukungan instansi vertikal seperti Bulog dan Pertamina agar operasional koperasi desa tidak tersendat.

“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dukungan bisa dipercepat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyebut koperasi desa menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat bawah. Menurut dia, hingga 2026 tercatat sekitar 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten.

“Koperasi ini merupakan instrumen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra.

Dia juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang yang mencapai sekitar 5,67 persen atau lebih tinggi dibanding rata-rata nasional maupun Provinsi Banten.

Usai mengikuti peresmian virtual, rombongan Bupati Tangerang meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, hingga kendaraan roda tiga untuk mendukung distribusi logistik desa. (don)