Wabup Tangerang Dorong Industri Tumbuh Beriringan dengan Kelestarian Lingkungan

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
30 Sep 2026 17:17
3 menit membaca

PERTUMBUHAN industri di Kabupaten Tangerang diharapkan berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Selain berkontribusi terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, dunia usaha juga memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah dan perlindungan ekosistem di sekitar wilayah operasionalnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat membuka Workshop Kepatuhan Perusahaan dalam Pengelolaan Sampah yang diinisiasi PT Japfa Food Indonesia di Kabupaten Tangerang, Rabu (30/9/2026).

Intan mengatakan, dunia usaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri perlu terus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat luas tanpa mengabaikan kualitas lingkungan hidup.

“Penguatan kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha harus terus dilakukan agar pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan dapat sama-sama dijaga, yang pada akhirnya juga bermanfaat serta berdampak luas,” ujar Intan.

Menurutnya, tantangan pengelolaan sampah di wilayah urban dan industri seperti Kabupaten Tangerang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak. Perusahaan diharapkan tidak hanya memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga membangun kebiasaan peduli lingkungan serta menerapkan inovasi dalam tata kelola sampah secara konsisten.

“Pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan ini merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan kepedulian, perubahan kebiasaan, serta penerapan inovasi di lingkungan perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan yang berdampak nyata bagi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang mengapresiasi inisiatif PT So Good Manufacturing, unit usaha PT Japfa Food Indonesia, yang menyelenggarakan workshop sebagai wadah edukasi dan penguatan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan.

Intan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi dan diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata dalam aktivitas operasional perusahaan. Mulai dari pengelolaan sampah sehari-hari, pembentukan kebiasaan kerja yang lebih ramah lingkungan, hingga perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengelolaan lingkungan.

“Yang kita harapkan bukan hanya bertambahnya pengetahuan setelah mengikuti workshop ini, tetapi adanya perubahan yang dapat dirasakan dalam pelaksanaan sehari-hari. Mulai dari bagaimana kita memperlakukan sampah, membangun kebiasaan yang lebih peduli lingkungan, sampai bagaimana perusahaan dapat terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan lingkungannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Head of HRBP Manufacturing PT Japfa Food Indonesia, Agung Wahyu Wibowo, menyambut baik dukungan dan pendampingan pemerintah daerah dalam mendorong kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan pengelolaan lingkungan.

Ia menyebut kemitraan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen perusahaan untuk menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tangerang berharap sinergi dengan dunia usaha semakin kuat, sehingga pertumbuhan industri dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan sampah yang lebih baik dan kelestarian lingkungan yang terjaga.