Motor Bertangki Modifikasi Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU Kresek, Pengendara Panik Berhamburan

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
21 Jul 2026 20:18
2 menit membaca

KEPANIKAN terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/7/2026), setelah sebuah sepeda motor Suzuki Thunder yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar tiba-tiba terbakar sesaat usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Peristiwa itu membuat para pengendara yang sedang mengantre bersama petugas SPBU berhamburan menjauh karena khawatir kobaran api merambat ke dispenser pengisian maupun tangki penyimpanan bahan bakar.

Beruntung, petugas SPBU bergerak cepat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sehingga api berhasil dipadamkan sebelum membesar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kasie Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, mengatakan kebakaran terjadi ketika pemilik kendaraan selesai mengisi bahan bakar dan hendak meninggalkan lokasi.

“Setelah mengisi BBM, saat akan jalan muncul percikan di busi, lalu terbakar,” kata Tri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, percikan api diduga berasal dari bagian busi dan langsung menyambar tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi, sehingga kobaran api dengan cepat membesar.

“Itu tadi ada percikan dari businya, langsung menyambar ke tangki bahan bakar,” ujarnya.

Menurut Tri, situasi di SPBU sempat mencekam karena masyarakat khawatir api menjalar ke fasilitas pengisian bahan bakar yang berada sangat dekat dengan lokasi kebakaran.

“Sempat ada kepanikan dari masyarakat karena takut api merambat ke mesin pengisian bahan bakar. Namanya juga bahan bakar, tentu mudah terbakar,” jelasnya.

Dia memastikan pemilik sepeda motor tetap berada di lokasi saat kejadian. Bahkan, pemilik kendaraan turut berupaya memadamkan api sambil meminta bantuan kepada petugas SPBU.

“Pemiliknya ada di lokasi. Dia juga sempat ikut memadamkan dan meminta bantuan kepada pihak SPBU,” tambahnya.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Kresek langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan pihak SPBU guna memastikan penyebab kebakaran.

“Dari pihak kepolisian, kami sudah melakukan cek TKP, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan pihak SPBU,” pungkas Tri.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kendaraan, terutama yang telah dimodifikasi, berada dalam kondisi aman sebelum digunakan, terlebih saat berada di area SPBU yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran. (don)