Bangun Tugu Titik Nol, Pemkab Tangerang Rancang Taman Literasi Digital

REDAKSI
15 Des 2025 18:49
2 menit membaca

PEMKAB TANGERANG saat ini sedang mengerjakan proyek Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang. Lokasinya berada di antara gedung Inspektorat dan gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandi, Senin (15/12/2025) mengatakan, pembangunan Tugu Titik Nol tidak hanya difungsikan sebagai monumen penanda, tetapi juga dirancang jadi taman edukasi dan literasi berbasis digital. Kata Erwin, di dalam Tugu Titik Nol nantinya akan tersedia perpustakaan digital yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

“Jadi di dalam Tugu Nol itu nanti ada perpustakaan digital sebagai pusat literasi masyarakat,” kata Erwin melalui sambungan telepon.

Erwin melanjutkan, kehadiran perpustakaan digital di Tugu Nol diharapkan menjadi alternatif ruang belajar bagi masyarakat, terutama pelajar, di luar perpustakaan konvensional yang selama ini ada.

“Di Tugu Nol nanti disiapkan perpustakaan digital, terutama untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, konsep perpustakaan digital dipilih lantaran keterbatasan ruang di dalam bangunan Tugu Titik Nol. Dengan demikian, ujar dia, koleksi bacaan akan berbasis elektronik.

“Karena space-nya kecil, mau tidak mau kita harus main digitalisasi. Jadi e-book, ensiklopedia, majalah ilmu pengetahuan dan teknologi, arahnya ke situ. Semuanya serba digital,” jelasnya.

Erwin memaparkan, saat ini fokus proyek adalah pembangunan fisik bangunan. Sedangkan pengerjaan interior dan pemenuhan konten digital akan dilakukan pada 2026.

“Mudah-mudahan pertengahan 2026 itu sudah sempurna dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Rencananya, Tugu Titik Nol akan dibuka setiap hari, termasuk pada hari libur. Hal itu karena, di lingkungan Pemkab Tangerang, pada hari liburlah banyak orang menghabiskan waktu, baik untuk berolahraga atau sekadar bermain.

“Di hari libur banyak yang olahraga di pemda. Harapannya mereka bisa mampir juga ke perpustakaan digital, supaya tertarik untuk masuk, datang, dan belajar,” tambahnya.

Saat ditanya anggaran yang dialokasikan untuk proyek itu, Erwin mengaku tidak hafal. Dia enggan menyebutkan angka karena khawatir angka yang disebutkan salah. Namun dia membenarkan bahwa proyek itu dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.

“Anggaran saya tidak hafal, karena harus buka data dulu. Takutnya salah,” ucapnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat terkait besaran anggaran pembangunan Tugu Titik Nol belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, Ujat belum memberikan respons.

Sedangkan berdasarkan hasil penelusuran di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), didapat informasi bahwa kegiatan itu bejudul “Pembangunan Taman Tugu Nol Tigaraksa“. Proyek itu dikerjakan perusahaan kontruksi Daffana Utama Berlian, dengan harga hasil negosiasi sebesar Rp. 2.156.529.475 atau Rp2,15 miliar.