Setengah Juta Lebih Kendaraan di Tangerang Nunggak Pajak, Petugas Sampai Turun ke Jalan

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
19 Mei 2026 23:59
2 menit membaca

LEBIH dari setengah juta kendaraan di wilayah Tangerang di laporkan menunggak pajak. Tingginya jumlah tersebut membuat petugas gabungan akhirnya turun ke jalan menggelar operasi kepatuhan pajak kendaraan bermotor, Selasa (19/5/2026).

Razia dilakukan di Jalan Raya Serang KM 22 kawasan Kawidaran, Cikupa, serta Jalan Pemda Tigaraksa. Operasi tersebut melibatkan Samsat Balaraja, Satlantas Polresta Tangerang, Bapenda Kabupaten Tangerang, dan Jasa Raharja. Di lokasi razia, sejumlah pengendara tampak memilih putar balik begitu melihat adanya pemeriksaan kendaraan.

Data yang dihimpun menunjukkan angka tunggakan pajak kendaraan di Provinsi Banten mencapai lebih dari 2 juta unit. Sementara khusus wilayah cakupan Samsat Balaraja dan Kelapa Dua, jumlah kendaraan yang belum membayar pajak tercatat mencapai 597.151 unit.

Plt Kepala UPT Samsat Balaraja, Awal Pasenggong mengatakan, operasi gabungan akan berlangsung selama lima hari mulai 19 hingga 24 Mei 2026. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

“Pajak kendaraan ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan kembali untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujar Awal.

Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan. Sekaligus memberikan edukasi kepada pengendara yang masih menunggak pajak agar segera melakukan pembayaran.

Selain penertiban pajak, jajaran Satlantas Polresta Tangerang juga memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Wakil Kepala Satlantas Polresta Tangerang AKP Riski mengingatkan, pengendara roda dua untuk selalu menggunakan helm dan lebih disiplin saat berkendara.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tertib berlalu lintas karena angka kecelakaan di Kabupaten Tangerang masih cukup tinggi,” kata Riski.

Operasi kepatuhan pajak tersebut diperkirakan akan terus dilakukan secara berkala mengingat masih tingginya angka kendaraan menunggak pajak di wilayah Tangerang. (don)