
PENATAAN Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang—yang di dalamnya termasuk Kantor Bupati Tangerang—hampir rampung. Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp14,7 miliar tersebut disebut telah mencapai progres 98 persen dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2025.
Informasi itu disampaikan Kepala Bidang Bangunan Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Deki Kusmayadi, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat, kemarin.
Menurut Deki, penataan gedung Setda dikerjakan secara bertahap atau menggunakan skema multi-tahun. Dengan demikian, pekerjaan akan kembali dilanjutkan pada 2026, mengingat gedung Setda memiliki lima lantai dan belum seluruhnya tertangani pada tahap saat ini.
“Masih ada beberapa lantai yang belum dikerjakan, seperti lantai 1, lantai 2, dan lantai 4. Pekerjaan dilakukan bertahap karena menyesuaikan ketersediaan anggaran,” ujar Deki.
Dia menjelaskan, penataan gedung dilakukan untuk memperbaiki sejumlah bagian bangunan yang dinilai sudah tidak lagi layak dan membutuhkan pembaruan. Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran penataan gedung Setda diperkirakan mencapai Rp30 miliar.
“Kalau dikerjakan sekaligus, tentu butuh anggaran besar di awal, sekitar Rp30 miliar untuk lima lantai. Karena itu dipilih skema bertahap,” katanya.
Dalam proyek bertajuk Penataan Ruang Kerja Gedung Setda Kabupaten Tangerang itu, sejumlah area strategis turut disentuh—termasuk ruang utama, ruang kerja, serta ruang istirahat Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.
Berdasarkan data dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tangerang, proyek tersebut dikerjakan oleh CV Lentera Lestari yang beralamat di Jalan Balai Warga I Nomor 13, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang. Perusahaan itu ditetapkan sebagai pemenang lelang dari total 34 peserta.
CV Lentera Lestari mengajukan penawaran senilai Rp14.726.915.735,27. Setelah melalui proses koreksi dan negosiasi, nilai kontrak disepakati sebesar Rp14.703.396.100,40 atau sekitar Rp14,703 miliar.
Pantauan di lokasi pada Rabu (24/12/2025), aktivitas pekerjaan masih terlihat di area lobi utama atau lantai 1 gedung Setda. Sejumlah pekerja tampak melakukan pembersihan lantai serta menyelesaikan pekerjaan akhir lainnya.
Mengacu pada dokumen paket pekerjaan konstruksi, penataan Gedung Setda Kabupaten Tangerang mencakup sedikitnya 14 uraian pekerjaan. Di antaranya pekerjaan entrance dan lobi utama, penataan ruang Asisten Daerah (Asda) I, II, dan III, ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP), mushola, ruang fitness, hingga instalasi sistem pemadam kebakaran dan perangkat elektronik.
Ruang kerja dan ruang istirahat bupati juga termasuk dalam daftar pekerjaan, bersama penataan lobi di beberapa lantai, perbaikan interior, serta pemasangan sistem pendukung seperti CCTV, fire alarm, dan sound system.
Dengan progres yang diklaim hampir rampung, Pemkab Tangerang optimistis tahap pertama penataan gedung Setda dapat segera diselesaikan, sementara kelanjutan pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya sesuai perencanaan anggaran.