Naik Kelas! Tangsel Sabet Penghargaan KLA 2025 Kategori Utama

Redaksi | Atma
9 Agu 2025 17:33
2 menit membaca

TANGSEL (Lensametro.com) – Kota Tangerang Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah nasional. Tahun ini, Tangsel sukses meraih piagam penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Kategori Utama merupakan salah satu peringkat tertinggi dalam penilaian KLA, menandakan bahwa Tangsel telah mencapai kemajuan signifikan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Peringkat ini naik dari tahun sebelumnya yang masih berada di Kategori Nindya.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, kepada Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, yang hadir mewakili Wali Kota Benyamin Davnie pada seremoni di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

“Alhamdulillah tahun ini Tangerang Selatan bisa mendapatkan penghargaan kategori utama merupakan salah satu yang tertinggi se-Nasional. Dan kami terus berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program aksi dalam menjadikan Tangsel kota yang ramah terhadap anak,” ujar Pilar.

Pilar menjelaskan, penilaian KLA mencakup sejumlah kluster penting. Di antaranya hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus bagi anak.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tangsel melalui berbagai pemangku kepentingan yang dimotori Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB) terus menggencarkan perlindungan serta advokasi terhadap korban kekerasan dan pelecehan anak.

Selain itu, Pemkot Tangsel membangun ruang publik, sarana bermain, dan fasilitas belajar yang nyaman, aman, serta menyenangkan, sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Terima kasih atas penghargaan ini, piagam ini bukanlah akhir dari perjuangan Pemkot Tangsel dalam memajukan kesejahteraan anak. Tetapi ini merupakan cambukan bagi kami untuk membuat langkah program yang lebih nyata dan baik lagi ke depannya,” katanya.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan, penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan kepala daerah beserta jajarannya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

“Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan negara untuk memenuhi seluruh hak anak, memberikan perlindungan, serta menghargai pandangan mereka, sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi melalui berbagai peraturan perundang-undangan,” ujar Arifah.

Ia menambahkan, mewujudkan KLA bukanlah tugas yang mudah tanpa komitmen kuat dari pimpinan daerah, dukungan kebijakan, serta program terpadu yang berfokus pada pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. [LM]