DPRD Kota Tangerang Dorong Layanan Cat Lab BPJS Beroperasi di RSUD

2 menit membaca

KOTA TANGERANG (Lensametro.com) – Upaya membuka layanan operasi jantung yang dapat dibiayai BPJS Kesehatan langsung di RSUD Kota Tangerang makin mendekati kenyataan. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, memastikan pengajuan layanan tersebut kini berada pada tahapan akhir setelah serangkaian koordinasi intensif dengan berbagai pihak.

Turidi mengungkapkan bahwa langkah ini berawal dari informasi Kabid Pelayanan Medik RSUD Kota Tangerang, dr. Tinting, yang menyampaikan bahwa fasilitas layanan jantung di RSUD telah memenuhi seluruh standar untuk melayani pasien BPJS, termasuk cat lab dan operasi jantung.

“Setelah mendapat laporan, saya langsung menghubungi Ibu Kadinkes, dr. Dini, untuk memastikan data dan kelengkapan administrasinya. Ternyata semuanya sudah siap dan tinggal dikomunikasikan dengan BPJS,” jelas Turidi, Selasa (18/11/25).

Ia lalu berkoordinasi dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan Pusat, Prof. Gufron, sekaligus menyampaikan permohonan resmi yang dilampiri surat dari Dinas Kesehatan dan BPJS Kota Tangerang mengenai kesiapan RSUD dalam membuka layanan tersebut.

Turidi menambahkan bahwa persaingan antar daerah dalam pengajuan layanan cat lab cukup ketat, sehingga perlu advokasi ke tingkat pusat agar mendapat perhatian lebih.

Keseriusan itu dibuktikan lewat penyampaian langsung aspirasi warga Kota Tangerang mengenai layanan jantung BPJS dalam forum reses yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Sukamto Ahmad (Sumi Desko Ahmad). Forum tersebut menghasilkan respons cepat melalui telekonferensi dengan Dirut BPJS Kesehatan Pusat, yang memastikan bahwa proses pengajuan dari Kota Tangerang akan dikawal hingga selesai.

“Alhamdulillah, prosesnya kini tinggal beberapa tahap terakhir. Insyaallah segera di-launching layanan cat lab atau operasi jantung BPJS di RSUD Kota Tangerang,” kata Turidi optimistis.

Ia memastikan standar layanan, peralatan medis, serta kesiapan dokter spesialis jantung sudah memenuhi syarat. Anggaran untuk perlengkapannya juga telah dialokasikan sejak 2024.

Menurut Turidi, kehadiran layanan jantung BPJS di Kota Tangerang akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu yang selama ini harus dirujuk ke Jakarta dan menghadapi antrean panjang.

“Ini bukan hanya memudahkan, tapi menyelamatkan nyawa. Banyak pasien jantung yang terhambat jarak dan waktu. Dengan adanya layanan ini, warga Tangerang bisa mendapatkan penanganan cepat dan berkualitas tanpa harus keluar kota,” tegas Turidi.

Ia mengajak pemerintah daerah, OPD terkait, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh agar layanan ini dapat segera beroperasi.

“Semoga dalam waktu dekat RSUD Kota Tangerang menjadi rumah sakit rujukan utama untuk penanganan penyakit jantung, dan kesehatan masyarakat kita makin terjamin,” pungkasnya.[LM]