Bupati Tangerang Soroti Lonjakan Harga Cabai Jelang Lebaran, Janji Jaga Stabilitas Pasar

REDAKSI
17 Mar 2026 19:48
2 menit membaca

BUPATI Tangerang Maesyal Rasyid menyoroti kenaikan tajam harga cabai rawit merah yang mencapai Rp120.000 per kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pemkab Tangerang pun bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasaran.

Kenaikan harga cabai tersebut terungkap saat Maesyal melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Gudang Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (17/3/2026).

Berdasarkan hasil pantauan, harga cabai rawit merah melonjak dari kisaran Rp80.000 menjadi Rp120.000 per kilogram. Bahkan, cabai rawit merah besar turut mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah naik tipis dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Meski demikian, Maesyal memastikan sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi stabil.

“Untuk komoditas lain seperti telur, daging sapi, dan daging ayam relatif stabil. Kenaikan signifikan hanya terjadi pada cabai rawit merah,” kata Maesyal.

Dia menegaskan, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga. Khususnya cabai rawit merah, agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) dan tidak memberatkan masyarakat.

“Kita pantau terus supaya harga cabai ini bisa tetap terkendali dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, Pemkab Tangerang langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog, pengelola pasar, serta agen pemasok.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Bulog, pengelola pasar, dan agen suplai agar ketersediaan komoditas tetap terjaga dan harga bisa dipertahankan, tidak terus mengalami kenaikan,” jelasnya.

Sementara itu, di lapangan, pedagang mengakui kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Salah seorang pedagang, Sukarta, mengatakan, selain tingginya permintaan, kenaikan juga dipicu barang dari pasar induk yang harus dibagi ke sejumlah pedagang.

“Sehingga harganya jadi harga naik,” ujar Sukarta.

Pemkab Tangerang memastikan akan terus melakukan langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Hal itu agar masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang. (don)