
SEORANG sopir truk bernama Ahmad (25) menjadi korban pengeroyokan dan penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/10/2026) dini hari. Insiden tersebut diduga bermula ketika korban menolak permintaan sejumlah orang untuk memberikan tumpangan.
Peristiwa itu bermula saat Ahmad mengemudikan truk dari arah Cikupa menuju Kabupaten Lebak. Ketika melintas di Jalan Pemda Tigaraksa, empat orang tak dikenal meminta untuk diantarkan. Namun, permintaan tersebut ditolak korban.
Penolakan itu diduga memicu aksi pelemparan batu ke arah truk. Ahmad kemudian menghentikan kendaraannya. Namun, situasi justru semakin berbahaya ketika sejumlah orang lain muncul dari semak-semak di sisi kiri jalan dan diduga langsung menyerang korban.
“Mobilnya dilempar batu, lalu sopir berhenti. Tiba-tiba keluar banyak orang dari semak-semak sebelah kiri mobil. Langsung terjadi aksi pengeroyokan tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, Senin (12/10/2026).
Akibat serangan tersebut, Ahmad mengalami sejumlah luka lebam dan luka tusuk akibat senjata tajam. Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/1118/X/2026/SPKT.SAT RESKRIM/POLRESTA TANGERANG/POLDA BANTEN.
“Sudah ada laporannya, sedang kita lakukan penyelidikan terhadap pelakunya,” kata Septa.
Hingga Senin (12/10/2026), polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam pengeroyokan serta penusukan terhadap sopir truk itu.