
DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Banten masa bakti 2026–2028 dilantik di Aula Gedung DPRD Provinsi Banten, Sabtu (18/7/2026).
Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Endang Kurnia menegaskan komitmennya memperkuat kaderisasi serta memperluas konsolidasi organisasi.
“Sekaligus mengawal berbagai isu strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat Banten,” kata Endang.
Endang menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan. Melainkan awal dari tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi agar semakin progresif dan tetap berpijak pada nilai-nilai perjuangan.
“Pelantikan ini merupakan titik awal perjuangan kami,” ujarnya.
Dia juga bilang, GMNI Banten akan memperkuat kaderisasi, menjaga independensi organisasi, dan memperluas konsolidasi hingga ke cabang-cabang. Serta terus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mengawal kepentingan rakyat Banten.
“Berdasarkan nilai-nilai Pancasila, ajaran Bung Karno, dan Marhaenisme,” ujar Endang, yang juga mantan Ketua GMNI Kabupaten Tangerang.
Dia mengatakan, kepengurusan baru akan mengonsolidasikan organisasi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Hal tersebut agar GMNI semakin dekat dengan persoalan masyarakat. Serta mampu melahirkan kader yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI Sujahri Somar mengajak seluruh kader menjadikan kepengurusan baru sebagai energi baru dalam memperkuat gerakan mahasiswa nasionalis di tengah berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, GMNI harus terus menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan kader-kader berintegritas, disiplin, dan memiliki keberpihakan kepada rakyat tanpa kehilangan jati diri sebagai organisasi perjuangan.
“GMNI harus terus melahirkan kader-kader yang berintegritas, disiplin, dan memiliki keberpihakan kepada rakyat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim memberikan apresiasi atas kontribusi GMNI dalam perjalanan demokrasi di Indonesia maupun pembangunan di Provinsi Banten.
Menurut Fahmi, sejarah panjang GMNI telah membuktikan organisasi tersebut mampu melahirkan banyak tokoh bangsa. Karena itu, dia berharap kepengurusan baru dapat terus menjaga independensi organisasi sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak.
“GMNI memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemimpin bangsa,” ujarnya.
Dalam kepengurusan periode 2026–2028, Endang Kurnia dipercaya sebagai Ketua DPD GMNI Banten, didampingi Mohammad Adnan sebagai Sekretaris dan M. Haetami Akbar sebagai Bendahara, bersama jajaran wakil ketua yang membidangi organisasi, kaderisasi, ideologi, politik, advokasi, media, hukum dan agraria, ekonomi kreatif, pengembangan organisasi, kebudayaan, lingkungan hidup, hingga pendidikan.