Video Konser Repvblik di Rakor Pemkab Tangerang Raib, Ada Apa?

REDAKSI
18 Des 2025 14:52
3 menit membaca

VIDEO konser privat band Repvblik yang tampil dalam agenda Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Hotel Holiday Inn, Bandung, Sabtu (13/12/2025), menghilang dari akun Instagram resmi band tersebut, @repvblik_ind. Padahal sebelumnya, video itu sempat dipublikasikan dan dapat diakses publik.

Pantauan wartawan, hingga Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 17.19 WIB, unggahan video tersebut masih terlihat jelas di akun @repvblik_ind. Dalam keterangannya, Repvblik menulis narasi bernuansa nostalgia:

“Bandung selalu punya cerita. Di acara private ini, Repvblik membawakan banyak hits yang tumbuh bersama kenangan. Setiap lagu terasa dekat, setiap nada punya cerita. Lagu Repvblik mana yang paling bikin kamu teringat masa lalu?”

Video itu memperlihatkan rangkaian kegiatan mulai dari persiapan sound check hingga kemeriahan konser. Sejumlah orang diduga pejabat Pemkab Tangerang tampak larut bernyanyi dan menikmati pertunjukan.

Bahkan, saat lagu “Hanya Ingin Kau Tahu” dibawakan, lampu ruangan dipadamkan, lalu para hadirin menyalakan senter ponsel dan bernyanyi bersama—sebuah suasana yang lebih menyerupai konser hiburan ketimbang agenda rapat pemerintahan.

Namun, situasi berubah arah. Saat dilakukan pengecekan ulang pada Rabu (18/12/2025) sekitar pukul 22.05 WIB, video tersebut sudah tidak lagi ditemukan. Unggahan itu raib tanpa penjelasan. Kuat dugaan, video sengaja dihapus.

Wartawan kemudian menghubungi nomor kontak yang tercantum di bio akun @repvblik_ind atas nama Denny Bhagonk. Saat dikonfirmasi terkait penghapusan video, Denny menyatakan dirinya bukan pengelola media sosial band Repvblik.

“Itu bukan saya yang ngurus, Mas. Saya hanya kontak person saja. Kalau mau undang Repvblik, silakan hubungi saya,” ujarnya.

Tapi Denny membenarkan bahwa dirinya memang dihubungi oleh pihak Pemkab Tangerang untuk menghadirkan Repvblik dalam acara rapat di Bandung. Ketika ditanya lebih jauh terkait negosiasi dan kesepakatan honor band, Denny enggan menjelaskan dan justru meminta wartawan menghubunginya di jam kerja.

“Gini Bang, kalau mau telepon siang di jam kerja. Ini waktunya orang tidur,” katanya singkat, lalu menutup pembicaraan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan penghapusan video konser tersebut. Tidak ada klarifikasi dari pihak Repvblik maupun Pemkab Tangerang.

Sebelumnya, kegiatan Rapat Koordinasi Pemkab Tangerang di hotel mewah di luar daerah ini telah lebih dulu menuai sorotan dan viral di media sosial. Publik mempertanyakan urgensi rapat yang digelar di Bandung, bukan di Tangerang. Kritik semakin tajam ketika terungkap adanya hiburan band papan atas dalam agenda tersebut.

Sejumlah warganet menilai kegiatan itu sebagai bentuk pemborosan anggaran dan ironi kebijakan. Pasalnya, di tengah narasi efisiensi dan penghematan belanja daerah yang kerap disuarakan Pemkab Tangerang, justru muncul potret rapat berbalut konser musik di hotel berbintang.

Kini, hilangnya video konser Repvblik justru memantik kecurigaan baru. Apakah penghapusan itu sekadar keputusan internal band, atau ada tekanan dan upaya meredam polemik yang kian membesar?

Publik menunggu jawaban. Transparansi anggaran dan akuntabilitas pejabat daerah kembali dipertaruhkan.