Tanam Apartemen Ikan di Perairan Carita, Gubernur Banten Dorong Ekonomi Biru

Redaksi Lensametro
31 Okt 2025 15:40
2 menit membaca

PANDEGLANG (Lensametro.com) – Upaya pelestarian laut di Banten terus digencarkan. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem laut melalui kegiatan penenggelaman apartemen ikan dan pengayaan terumbu karang di Pantai Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/10/2025).

Ia menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari penerapan konsep ekonomi biru yang berkelanjutan serta menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kelestarian alam.

“Apalagi di Carita ini merupakan destinasi wisata favorit yang banyak dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, keindahan dan ekosistem biota lautnya harus tetap kita jaga dengan baik,” kata Andra Soni.

Menurut Andra Soni, konsep ekonomi biru atau blue economy menempatkan kelestarian sumber daya laut sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi pesisir. Kegiatan penenggelaman apartemen ikan dan pengayaan terumbu karang menjadi wujud nyata dari paradigma pembangunan baru yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan generasi mendatang.

“Ini merupakan paradigma pembangunan baru yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan generasi mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menilai kegiatan tersebut bukan hanya bermanfaat bagi ekosistem laut, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang luas. Melalui langkah sederhana seperti ini, katanya, pemerintah sedang menanamkan harapan besar bagi generasi penerus.

“Apalagi anak-anak muda di sini, selain berperan sebagai pemandu wisata, banyak juga yang melakukan kegiatan berbasis lingkungan. Ini harus terus kita dukung dan galakkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kepedulian terhadap lingkungan yang tumbuh di kalangan generasi muda dapat menjadi kekuatan baru dalam menjaga laut dari ancaman sampah dan pencemaran.

“Maka dari itu saya apresiasi ada sekelompok anak muda peduli terhadap kondisi alam bawah laut kita, termasuk komunitas bank sampah gen Z,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Eli Susiyanti, mengungkapkan bahwa Banten memiliki potensi kelautan yang luar biasa. Garis pantai Banten membentang sepanjang 499,62 kilometer dengan luas perairan mencapai lebih dari 11 juta kilometer persegi, mencakup 37 kecamatan dan 133 desa pesisir.

Eli menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan ekologis untuk menjaga laut agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir. Karena itu, kegiatan penenggelaman apartemen ikan dan pengayaan coral stock center menjadi bentuk nyata dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian laut.

“Itu membentang dari pesisir pantai Banten Selatan, Selat Sunda hingga Laut Jawa. Wilayah Banten menyimpan kekayaan sumber daya perikanan dan berbagai biota laut bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Dengan langkah ini, Pemprov Banten berharap laut tidak hanya menjadi sumber daya ekonomi, tetapi juga tetap lestari bagi generasi yang akan datang. [LM]