
INDOSAT Ooredoo Hutchison (IOH), sejak Agustus 2025, merilis fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang berbasis teknologi artificial intellegence (AI). Fitur ini disebut dapat membantu mengatasi penipuan digital. Terobosan ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Melalui fitur ini, Indosat telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko. Skemanya memberikan peringatan pada lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, dan melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan digital.
“Fitur ini memberikan informasi kepada pengguna terkait panggilan yang masuk. Pengguna akan mendapatkan notifikasi ‘modus’ apabila ada panggilan dari nomor mencurigakan,” kata SVP Head of Region Outer Jakarta Indosat Ooredoo Hutchison Eric Danari, saat berbincang dengan wartawan dan pegiat media sosial di Universitas Multimedia Nusantara, Senin (22/12/2025).
Eric menambahkan, sistem ini belum sepenuhnya memblokir panggilan atau pesan yang masuk. Namun fitur ini menjadi sistem yang memberi peringatan kepada pengguna. Sehingga dapat mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan kewaspadaan digital masyarakat.
“Pelanggan menerima peringatan dini sebelum sempat menjadi korban, sehingga dapat mengambil tindakan pencegahan secara tepat,” ujarnya.
Eric bilang, terobosan ini merupakan bagian dari inisiatif AIvolusi5G. Yaitu program Indosat yang memadukan kemampuan AI dengan jaringan 5G untuk menciptakan pengalaman digital yang aman, inklusif, dan memberdayakan.
“Teknologi ini bekerja otomatis di tingkat jaringan, sehingga pelanggan tak perlu memasang aplikasi tambahan atau perangkat khusus untuk terlindungi,” tandasnya. (*)