
ADA pemandangan berbeda di tengah pelepasan 44 karyawan Mayora Group yang akan menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci di Mayora Group Headquarters, Jakarta Barat, Kamis (24/9/2026).
Di antara para jemaah, terdapat pasangan suami istri (pasutri) yang memilih membawa serta putri kecil mereka yang masih berusia 9 tahun.
Pasangan tersebut adalah Amin, karyawan Mayora Jayanti, bersama istrinya, Sina. Sementara putri mereka, Ainan, ikut dalam perjalanan tersebut setelah Amin menanggung biaya tambahan secara pribadi.
“Saya bersyukur sekali mendapat kesempatan dari perusahaan untuk umrah,” ujar Amin.
Bagi Amin, kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci merupakan pengalaman yang ingin dia rasakan bersama keluarga. Dia pun ingin putrinya mengenal Tanah Suci sejak usia dini.
“Saya juga ingin mengajak istri dan anak, supaya anak saya sejak kecil bisa mengenal Tanah Suci dan merasakan pengalaman ini bersama kami,” ucapnya.
Amin mengatakan, keikutsertaan Ainan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga. Meski harus mengeluarkan biaya tambahan untuk putrinya, dia merasa pengalaman tersebut akan menjadi kenangan yang berharga.
“Bagi saya tidak masalah, karena ini kesempatan yang mungkin akan menjadi kenangan berharga untuk dia dan keluarga kami,” katanya.
Amin dan keluarganya menjadi bagian dari 44 karyawan Mayora dari berbagai unit kerja yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi perusahaan atas dedikasi dan kontribusi pekerja.

General Manager IRGA Corporate Mayora HQ, Rudy Kurniawan mengatakan, pertumbuhan Mayora hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi para karyawan.
“Mayora tumbuh dan berkembang menjadi besar seperti ini karena tidak lepas dari dukungan pekerjanya. Ini adalah bentuk pernyataan yang tegas dan tidak berubah dari manajemen,” ujar Rudy.
Rudy juga berpesan kepada para jemaah agar menjaga kesehatan dan memusatkan perhatian pada ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jangan lupa doakan Mayora agar menjadi lebih baik lagi, agar Tuhan merahmati setiap upaya kita,” katanya.
Dia juga mengingatkan, keberlangsungan perusahaan merupakan tanggung jawab lintas generasi.
“Kita mungkin boleh pensiun, tetapi Mayora harus tetap ada dan terus menyejahterakan generasi berikutnya,” lanjut Rudy.
Rasa syukur juga disampaikan perwakilan Serikat Pekerja PT Mayora, Wadiono. Dia mengapresiasi konsistensi manajemen dalam memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menunaikan ibadah umrah.
Salah satu jemaah lainnya, Marsih dari Torabika Instan, juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan perusahaan.
“Terima kasih atas kesempatan luar biasa ini. Semoga PT Mayora Indah, khususnya unit Torabika dan seluruh grup, semakin jaya, maju, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Rombongan jemaah umrah Mayora Group dijadwalkan mengawali perjalanan ibadah dari Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekah. Seluruh akomodasi dan fasilitas selama perjalanan ditanggung oleh perusahaan.
Bagi Amin dan keluarganya, perjalanan kali ini memiliki arti lebih dari sekadar keberangkatan menuju Tanah Suci. Ada harapan agar pengalaman tersebut menjadi kenangan yang tumbuh bersama Ainan, sekaligus menjadi awal bagi keluarga mereka untuk lebih dekat dengan nilai-nilai ibadah dan kebersamaan.