Krisis Air, Warga Tigaraksa Antre Bantuan Air Bersih dari Gubernur Banten

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
28 Jul 2026 18:39
2 menit membaca

WARGA Kampung Kadu Agung, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menghadapi ironi yang datang silih berganti. Saat musim hujan mereka kebanjiran. Namun ketika kemarau, dihantam krisis air bersih akibat sumur-sumur yang mengering.

Kondisi tersebut terlihat pada Selasa (28/7/2026), saat puluhan warga, mayoritas ibu rumah tangga, mengantre membawa jeriken, galon, ember, hingga drum untuk mendapatkan bantuan air bersih yang disalurkan Pemprov Banten bersama Pemkab Tangerang.

Gubernur Banten Andra Soni yang turun ke lokasi menyebut Kampung Kadu Agung menjadi salah satu contoh wilayah yang mengalami dua persoalan berbeda setiap pergantian musim.

“Daerah ini contohnya. Kalau musim kering ya kekeringan, kalau musim hujan ya banjir,” kata Andra.

Menurutnya, setiap laporan kekeringan harus segera ditindaklanjuti agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Selain menyalurkan bantuan air bersih, Pemprov Banten juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang dengan mengkaji potensi sumber air tanah.

“Kami sedang melakukan penelitian melalui Dinas Sumber Daya Mineral untuk mengetahui potensi sumber air tanah yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Andra menambahkan, Pemkab Tangerang telah memastikan distribusi air bersih terus dilakukan setiap hari melalui Perumdam Tirta Kerta Raharja ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan.

Dia mengungkapkan, musim kemarau tahun ini menjadi salah satu yang paling panjang dan terik dalam beberapa dekade terakhir. Sehingga berpotensi memperluas wilayah yang mengalami krisis air bersih.

“Karena itu kami meminta seluruh aparat terus memantau dan segera menindaklanjuti setiap wilayah yang mengalami kekeringan agar masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan air bersih, terutama untuk air minum,” katanya.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Banten, hingga saat ini terdapat sekitar 140 titik yang terdampak kekeringan di berbagai daerah di Provinsi Banten. Sementara Kota Tangerang menjadi satu-satunya daerah yang belum melaporkan adanya wilayah terdampak.

Selain menyalurkan bantuan di Kampung Kadu Agung, Desa Margasari, Pemprov Banten juga mendistribusikan air bersih kepada warga Kampung Bugel Lebak, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa.

Distribusi bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau berlangsung. Sembari pemerintah menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang terus berulang setiap tahun.