Dewan Guru, Staf, hingga OB SMPN 1 Balaraja Tolak Dulhadi Jadi Kepsek

REDAKSI
13 Apr 2026 13:30
1 menit membaca

Penolakan terhadap Dulhadi yang diisukan bakal dijadikan Kepala SMPN 1 Balaraja mencuat. Sejumlah orang yang mengatasnamakan dewan guru, staf tata usaha (TU), hingga petugas kebersihan (OB) melayangkan surat resmi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana.

Surat penolakan tersebut tertanggal 13 April 2026 dan memuat sebanyak 61 tanda tangan. Dalam isi surat, mereka secara tegas menyatakan menolak Dulhadi ditugaskan di SMPN 1 Balaraja, baik sebagai pelaksana tugas (Plt) maupun kepala sekolah definitif.

Alasan penolakan yang disampaikan dalam surat itu menyebutkan bahwa kepemimpinan Dulhadi dinilai tidak sejalan dengan kebijakan yang diharapkan. Selain itu, juga disorot terkait penggunaan dana sekolah yang disebut dilakukan secara semena-mena.

Tidak hanya melalui surat, penolakan juga disuarakan melalui sejumlah video yang beredar. Dalam video tersebut, tampak sekelompok orang yang diduga merupakan Dewan Guru dan staf TU SMPN 1 Balaraja menyampaikan pernyataan bersama menolak Dulhadi menjabat sebagai kepala sekolah.

Dikonfirmasi secara terpisah, Dulhadi mengaku belum mengetahui adanya penolakan tersebut. Dia justru mempertanyakan pihak yang menolak serta alasan di balik penolakan tersebut.

“Belum tahu saya,” kata Dulhadi.

Saat ditanya mengenai langkah yang akan diambil, Dulhadi memilih untuk tidak bereaksi. Ia menyatakan akan menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Nunggu saja,” ujar Dulhadi yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Tangerang periode 2022–2026. (don)