Cuaca Ekstrem Dorong Percepatan Bedah Rumah, Pemkot Tangerang Prioritaskan Keselamatan Warga

Redaksi
8 Apr 2026 12:32
2 menit membaca

KOTA TANGERANG,- Ancaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempercepat pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah.

Langkah percepatan ini difokuskan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang tinggal di hunian rawan terdampak cuaca, seperti hujan lebat dan angin kencang.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo, mengatakan pihaknya telah menetapkan 100 penerima manfaat tahap awal yang akan segera mendapatkan perbaikan rumah.

“Tahun ini kita lakukan percepatan karena melihat kondisi di lapangan. Banyak rumah yang harus segera ditangani di tengah cuaca ekstrem, jadi tidak menunggu keseluruhan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Decky.

Ia menambahkan, proses perbaikan ditargetkan mulai berjalan pada pekan depan. Bahkan, sejumlah rumah saat ini sudah mulai dibongkar sebagai tahap awal pengerjaan.

“Sekitar 100 rumah sudah diverifikasi dan siap dikerjakan. Ini kita lakukan agar warga bisa segera mendapatkan hunian yang lebih aman,” jelasnya.

Pemkot Tangerang juga memastikan program percepatan ini dilakukan secara merata di seluruh kecamatan, sehingga penanganan rumah tidak layak huni dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain percepatan tahap awal, Pemkot Tangerang tetap menargetkan perbaikan 1.000 unit RTLH sepanjang 2026. Saat ini, usulan yang masuk mencapai 3.355 unit dan masih dalam proses verifikasi lapangan.
“Percepatan ini menjadi langkah darurat sekaligus prioritas, agar masyarakat tidak lagi tinggal di rumah yang berisiko, terutama saat cuaca ekstrem,” pungkas Decky. (ADV)