
BUPATI Tangerang Maesyal Rasyid mendorong RSUD Kabupaten Tangerang untuk memperkuat pelayanan humanis. Hal tersebut dia sampaikan saat menghadiri halal bihalal di Aula RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (1/4/2026).
“Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan, tapi juga harus memperkuat sinergi dan produktivitas kita dalam melayani masyarakat,” kata Maesyal.
Dia bilang, halal bihalal bukan sekadar agenda seremonial. Melainkan dapat digunakan untuk menegaskan arah pelayanan kesehatan. Yakni lebibukan sekadar rutinitas produktif.
“Silaturahmi harus berdampak nyata pada peningkatan kinerja pelayanan publik,” ujarnya.
Maesyal menilai, perbaikan layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang mulai terasa. Hal itu ditandai dengan berkurangnya keluhan masyarakat terhadap rumah sakit. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator penting bahwa orientasi pelayanan sudah mulai bergeser ke kepentingan publik.
“Keluhan sudah berkurang. Artinya kita mulai menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan terus berbenah,” katanya.
Meski demikian, Maesyal mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk tidak cepat berpuas diri. Dia meminta pelayanan terus ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih humanis, komunikatif, dan solutif.
“Saya ingin masyarakat yang dirawat di sini bisa pulang dengan senyuman, sehat, dan merasa dilayani dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi menyebut, halal bihalal menjadi momentum memperkuat kolaborasi internal dan eksternal. Hal itu demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Sinergi tanpa batas menjadi kunci agar pelayanan kesehatan semakin optimal dan profesional,” ujarnya (don)