Ayah Sosok Mulia Pemimpin Dalam Keluarga

Redaksi | Atma
6 Nov 2025 21:31
3 menit membaca

Oleh: Erna Ummu Aqilah

Memiliki kehidupan rumah tangga yang utuh, harmonis adalah impian setiap anggota keluarga. Sehingga ketenangan ketentraman dan kebahagiaan dapat dirasakan bersama. Namun untuk bisa mewujudkan semua itu, tentu dibutuhkan berbagai upaya. Sebab saat ini banyak terjadi kerusakan bahkan kehancuran justru bermula dari masalah keluarga.

Ayah merupakan pemimpin dalam rumah tangga perannya, keberadaan dan kebijakan yang dilakukan sangatlah menentukan masa depan seluruh anggota keluarganya. Jadi baik buruknya sebuah keluarga dapat ditentukan bagaimana peran pemimpinnya.

Seperti yang sering kita jumpai pada saat acara di sekolah, seperti pengambilan raport, rapat wali murid dan lainnya. Berapa banyak ayah yang menghadirinya? Biasanya tidak sampai 20 persen, mayoritas yang hadir adalah ibunya.

Memang ayah memiliki kewajiban bekerja di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga seperti, pakaian, makan, minum, tempat tinggal dan sebagainya. Namun ada tugas mulia lainnya yang sering diabaikan sang ayah, sehingga hak-hak anggota keluarga tidak dapat dipenuhinya. Kehadiran figur ayah dalam kehidupan baik secara fisik maupun psikologis, sering tidak didapatkan. Hal ini bukan hanya dirasakan mereka yang yatim, namun juga pada mereka yang ber ayah.

Berikut ini berbagai hak anak dari ayah dalam Islam

  • Memilih ibu yang baik
    Maka sebelum berumah tangga hendaklah memilih pasangan yang solehah, tidak hanya mengutamakan paras, rupa dan harta semata, namun mengutamakan agamanya. Sebab merekalah yang akan menjadi pendidik pertama buat anak-anak kita.
  • Memberi nama yang baik
    Nama merupakan sebuah doa dan harapan dari orangtua, maka pilihlah nama yang terbaik untuk anak-anak kita.
  • Mendidik dengan ilmu agama
    Sebab kewajiban utama mendidik anak adalah ayah, ibu dan semua walinya. Maka harus difahamkan agama sebelum mereka baligh, agar mereka memahami dengan benar mana yang wajib, haram, sunah, makruh dan mubah. Sehingga kelak tidak durhaka kepada Allah, Rasul, juga orangtua, bahkan lingkungan dan negaranya.
  • Keteladanan
    Ayah harus memberikan teladan yang baik pada anak-anaknya, sebab akan mudah diingat dan ditiru. Maka visi misi serta perjuangan ayah harus bisa difahami oleh mereka.
  • Kasih dan sayang
    Rasa sayang dan kelembutan ayah, akan ditiru anak-anaknya. Seperti menggendong, memeluk, mencium, mengajak bermain saat mereka kecil, sangatlah dibutuhkan agar mereka merasa nyaman dan tentram serta percaya diri. Maka ketika mereka beranjak dewasa akan menjadikan kita tempat curhatnya. Bagi anak laki-laki ayah adalah sosok teladan dalam mereka berumah tangga kedepannya. Bagi anak perempuan ayah adalah cinta pertamanya, sehingga tidak akan mudah tertarik dan dirayu oleh lawan jenis.

Allah h SWT telah mengingatkan kita dalam sebuah FirmaNya.
Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah para malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada dirinya, dan selalu mengerjakan apa yang Dia perintahkan. (QS At-Tahrim ayat 66).

Dari ayat di atas telah dijelaskan begitu beratnya tugas pemimpin keluarga. Selain menjaga dirinya juga wajib menjaga anggota keluarganya agar tidak tersentuh api neraka, tentu semua itu dibutuhkan ilmu agama. Namun jika kita bisa melaksanakan maka pahalanya sangatlah luar biasa.

Buat para ayah dan calon ayah pahamilah agamamu secara utuh, bukan hanya tentang ibadah semata namun pelajari seluruhnya, sebab Islam mengatur semuanya mulai urusan masuk kamar mandi, sampai urusan bernegara semua diatur dengan sedemikian rupa.

Islam mengatur masalah, ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, keamanan, politik, hukum sanksi dan lainnya. Mari belajarlah secara keseluruhan jangan pilih-pilih, aturan Islam bukan peresmanan yang bisa kita pilih yang suka diambil dan yang tidak ditinggalkan. Pilihlah semuanya agar kelak kita bisa mendidik keluarga baik istri maupun anak-anak. Sehingga kita beserta keluarga selamat dari panas api neraka aamiin.

Wallahu alam bishshawwab. [ ]