
MOMEN Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah digunakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan semangat berbagi. Tercatat, empat ekor sapi dan enam ekor kambing disembelih pada Jumat (29/5/2026).
Sebanyak 400 paket daging hewan kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat. Pembagi dipimpin Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kabupaten Tangerang beserta jajaran.
Eko mengatasi, penerima daging kurban di antaranya adalah masyarakat sekitar rumah dinas Kejari Kabupaten Tangerang, siswa, dan pengurus Sekolah Khusus (SKh) Mustika Tigaraksa. Selain itu, pegawai dan tenaga pendukung di lingkungan Kejari Kabupaten Tangerang juga menerima manfaat.
“Idul Adha mengandung pesan penting tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial,” ujar Eko.
Dia menambahkan,elalui pembagian daging kurban ini, Kejari Kabupaten Tangerang ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong.
Eko juga menyampaikan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kejari Kabupaten Tangerang untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima,” kata Eko.
Selain membagikan daging, Eko juga memimpin Kejari Kabupaten Tangerang dan IAD Daerah Kabupaten Tangerang menyambangi anak-anak berkebutuhan di SKh Mustika Tigaraksa.
Tak sekadar menyerahkan daging kurban, rombongan juga menyapa serta memberikan dukungan moril kepada anak-anak penyandang disabilitas.
Eko mengatakan, momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di SKH Mustika Tigaraksa,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas penegakan hukum. Tetapi juga diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.
“Semangat berbagi harus terus dijaga agar rasa kebersamaan dan solidaritas sosial semakin kuat,” katanya. (*)