100 Warga Kosambi Direkrut Jadi Driver Shopee, Bupati Maesyal: Ini Model Nyata Pengentasan Kemiskinan

REDAKSI
27 Feb 2026 18:14
2 menit membaca

UPAYA pengentasan kemiskinan tak melulu soal bantuan sosial. Di Kecamatan Kosambi, langkah konkret itu diwujudkan melalui rekrutmen 100 driver Shopee yang menyasar warga setempat. Program ini digagas Yayasan Kawan Muda 17 bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Shopee.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengapresiasi kolaborasi tersebut saat membuka kegiatan bertajuk Langkah Berdaya dan Terlindungi: Gerakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Rekrutmen Driver Shopee” di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Kosambi, Jumat (27/2/2026).

“Program ini sangat bagus dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

Dia menyebut, inisiatif tersebut layak dijadikan role model bagi program serupa di kecamatan lain. Dia berharap, pola kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta seperti ini bisa diperluas. Agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh pekerjaan dan penghasilan tetap.

“Hari ini khusus Kecamatan Kosambi dibuka kuota 100 orang sampai pukul 15.00 WIB. Mereka akan bekerja menjadi driver Shopee di wilayah Kabupaten Tangerang. Ke depan, kami harap program seperti ini bisa digelar di kecamatan lainnya,” ungkapnya.

Selain membuka lapangan kerja, para peserta juga didaftarkan dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga memiliki jaminan sosial saat bekerja.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kawan Muda 17, Herdiansyah menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting. Terutama di wilayah yang menjadi lokus prioritas.

“Kami ingin membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Dia bilang, di Kecamatan Kosambi terdapat cukup banyak lokus stunting. Sehingga peningkatan pendapatan keluarga menjadi sangat penting. Dia mengajak pelaku usaha, baik swasta maupun BUMN, untuk tidak hanya berorientasi pada ekspansi bisnis, tetapi turut melibatkan dan memberdayakan masyarakat sekitar.

“Semua orang boleh berinvestasi di sini, baik swasta maupun BUMN. Tapi jangan lupa, ada masyarakat yang harus ikut merasakan manfaatnya,” tandasnya. (don)