WFH Berlaku, Bupati Maesyal Jamin Layanan Publik Tidak Terganggu

REDAKSI
2 Apr 2026 18:41
2 menit membaca

BUPATI Tangerang Maesyal Rasyid menjamin layanan publik tidak akan terganggu. Pernyataan itu dia sampai-sampai merespons diterapkannya kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah bagi ASN tiap hari Jumat.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” kata Maesyal, kemarin.

Dia menegaskan layanan publik tidak boleh ikut “beristirahat”. Kecamatan hingga kelurahan, kata dia, tetap diwajibkan buka penuh demi menjaga pelayanan masyarakat tetap optimal.

Menurutnya, sektor pelayanan dasar seperti kecamatan, kelurahan, hingga unit layanan administrasi tetap harus berjalan normal. Bahkan, kata dia, harus diperkuat terutama usai libur panjang Idulfitri.

“Justru setelah Lebaran, kebutuhan layanan meningkat dan harus direspons dengan maksimal,” tegasnya.

Kebijakan WFH, beber Maesyal, hanya diterapkan secara terbatas pada perangkat daerah yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat. Skemanya pun diatur proporsional agar tidak mengganggu kinerja organisasi.

Sementara itu, layanan garis depan seperti administrasi kependudukan, perizinan, hingga pelayanan dasar lainnya tetap beroperasi dengan tingkat kehadiran pegawai mencapai 75 hingga 100 persen.

Menurut Maesyal, langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah penyesuaian pola kerja ASN.

Dia juga mengingatkan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sangat ditentukan oleh kehadiran negara dalam pelayanan sehari-hari. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran untuk tetap profesional, disiplin, dan responsif.

“Jangan sampai masyarakat datang tapi layanan tidak maksimal. Itu yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. (don)