
POLRESTA Tangerang menggelar turnamen e-sport Mobile Legend yang diikuti 150 pelajar dari sekitar 30 tim di Aula Paramasatwika Mapolresta Tangerang, Kamis (30/4/2026).
Arena kompetisi ini menghadirkan “clash” seru ala Land of Dawn, namun dengan pesan kuat: game bukan sekadar hiburan, melainkan ruang tumbuh dan berprestasi.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, turnamen ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah strategi, kerja sama tim, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi kompetitif.
“Kompetisi ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di dunia e-sport yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, e-sport saat ini telah menjadi bagian dari ekosistem prestasi anak muda, bahkan membuka peluang karier profesional di era digital. Karena itu, dia mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana positif untuk menyalurkan bakat dan kreativitas.
Meski pertandingan berlangsung sengit layaknya “team fight” dalam permainan, Indra Waspada menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara game dan tanggung jawab sebagai pelajar.
“Kami juga tetap mengingatkan para peserta, khususnya pelajar, agar tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas bermain game dengan kewajiban utama sebagai pelajar,” ujarnya.
Dia berharap, melalui turnamen ini para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun sikap sportif, tangguh, dan bertanggung jawab.
“Menang atau kalah bukan hal utama, tetapi bagaimana kita belajar menjadi pribadi yang sportif,” tambahnya.
Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak muda ini, Polresta Tangerang ingin mendorong pemanfaatan teknologi secara sehat dan produktif. Sekaligus membuktikan bahwa dari “Land of Dawn”, generasi muda bisa naik level menuju prestasi nyata.