Setahun Maesyal–Intan Pimpin Tangerang: Ekonomi Naik, Stunting Turun

REDAKSI
11 Mar 2026 04:43
2 menit membaca

SATU tahun kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah diwarnai sejumlah perbaikan indikator pembangunan daerah. Mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat hingga penurunan angka stunting.

Capaian tersebut dipaparkan Maesyal dalam pertemuan bersama wartawan di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/2026).

Maesyal menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan dari 76,19 menjadi 76,74.

Perbaikan juga terjadi pada sejumlah indikator kesejahteraan lainnya. Tingkat pengangguran terbuka turun dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen. Sedangkan angka kemiskinan menurun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen.

Salah satu capaian yang cukup menonjol adalah keberhasilan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

“Prevalensi stunting berhasil kita turunkan dari 7,7 persen menjadi sekitar 6 persen,” kata Maesyal.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program intervensi yang dilakukan. Mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak hingga penguatan program gizi masyarakat.

Pemkab Tangerang juga telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) hingga lebih dari 100 persen penduduk. Capaian itu didukung dengan penambahan puluhan unit ambulans. Serta merehabilitasi sejumlah puskesmas guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Selain sektor kesehatan, Pemkab Tangerang juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Di antaranya dengan menerapkan digitalisasi layanan administrasi kependudukan di seluruh kecamatan.

Pemkab Tangerang juga menghadirkan berbagai pusat pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Seperti gerai pelayanan di pusat perbelanjaan. Serta pembangunan Mal Pelayanan Publik baru di wilayah Pasar Kemis.

Di sektor pendidikan, Pemkab Tangerang memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis. Serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus diperkuat. Hal itu untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah proyek pembangunan jalan, rehabilitasi jembatan, hingga penanganan banjir dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Kabupaten Tangerang juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk yang ke-17 kalinya secara berturut-turut.

Maesyal menegaskan, berbagai capaian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan yang kita lakukan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya. (don)