Perum Nuansa Mekarsari Rajeg Kembali Dilanda Banjir, Bupati Tangerang Tinjau Lokasi, Pastikan Penanganan

REDAKSI
3 Jan 2026 21:30
2 menit membaca

BANJIR kembali melanda Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Sabtu (3/1/2026). Hujan deras sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, serta permasalahan drainase disebut jadi penyebabnya. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai lutut orang dewasa.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang meninjau lokasi mengatakan, sebagian warga memilih bertahan di rumah, sementara lainnya telah dievakuasi. Dia memastikan, Pemkab Tangerang telah menyiapkan langkah penanganan, baik untuk kebutuhan mendesak maupun solusi jangka menengah dan panjang.

“Untuk jangka pendek, kami pastikan bantuan logistik bagi warga terdampak dan dapur umum bagi warga yang mengungsi,” kata Maesyal.

Sedangkan untuk penanganan jangka menengah dan panjang, Maesyal menyebut melakukan normalisasi saluran, peninggian jembatan, dan pompanisasi agar air lebih cepat surut.

Terkait normalisasi, Maesyal menyampaikan, diupayakan untuk segera dilaksanakan. Tidak hanya itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air dan sungai karena dapat memperparah risiko banjir.

Ketua RW 06 Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Andri Suseno mengatakan, banjir di kawasan tersebut bukan peristiwa baru. Kata dia, banjir hampir terjadi setiap tahun dan berdampak besar bagi warga, khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Setiap banjir, warga mengalami kerugian, terutama peralatan rumah tangga,” ujarnya.

Andri berharap, penanganan yang direncanakan bisa menjadi solusi permanen agar banjir tidak terus berulang.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang Rijal Muhammad Fikri menyatakan, normalisasi saluran pembuangan mengarah ke Sungai Cilongok dan Sungai Cirarab.

Normalisasi, lanjut dia, peninggian jembatan serta pembangunan sistem pompanisasi. Pekerjaan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada pertengahan Januari 2026.

“Kami upayakan pertengahan Januari ini normalisasi sudah mulai dikerjakan,” pungkasnya. (Don).