Perkuat Konsep TOD, Pemkot Tangerang Siapkan Fasilitas Park and Ride di Poris Plawad dan Puri Beta

Redaksi Lensametro
30 Okt 2025 16:55
2 menit membaca

KOTA TANGERANG (Lensametro.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di wilayah aglomerasi Jabodetabek. Salah satu langkah konkret yang ditempuh ialah mengusulkan pembangunan fasilitas Park and Ride di kawasan Poris Plawad dan Puri Beta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menjelaskan bahwa fasilitas Park and Ride akan menjadi pendukung utama dalam transformasi masyarakat menuju penggunaan transportasi publik secara lebih luas.

“Pemkot Tangerang menilai rencana pembangunan fasilitas Park and Ride di kawasan Poris Plawad dan Puri Beta yang diusulkan dapat menunjang transformasi masyarakat untuk beralih ke transportasi publik,” katanya, Kamis (30/10/2025).

Menurut Suhaely, pembangunan tersebut akan mengintegrasikan berbagai moda transportasi publik yang ada di kawasan Poris Plawad—seperti Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad—serta di kawasan Puri Beta, yang terhubung dengan Halte Puri Beta dan Halte CBD Ciledug.

“Kami mengusulkan rencana pembangunan fasilitas ini untuk menunjang pengembangan kawasan TOD di Kota Tangerang. Terlebih, rencana pembangunan fasilitas tempat parkir yang aman dan memadai ini bisa menarik minat masyarakat untuk mulai beralih menggunakan transportasi publik karena layanannya yang mudah, murah, dan berkualitas,” ujar Suhaely.

Selain fasilitas Park and Ride, Pemkot Tangerang juga mengusulkan perpanjangan rute Trans Jabodetabek (Trans Jakarta) dari Kalideres menuju Terminal Poris Plawad. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarsimpul transportasi antara DKI Jakarta dan daerah penyangganya, termasuk Kota Tangerang.

Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kawasan TOD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang digelar secara langsung sehari sebelumnya.

“Kami juga menyampaikan hasil kajian transportasi yang sebelumnya dilakukan untuk memperpanjang rute Trans Jabodetabek sampai ke wilayah Kota Tangerang. Hal ini sangat penting untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat ke ibu kota yang selama ini bergantung dengan transportasi publik bahkan bisa diintegrasikan dengan layanan transportasi publik lokal yang semakin tahun semakin tinggi peminatnya (Bus BRT Tayo dan Angkot Si Benteng). Di sisi lain, perpanjangan rute ini bahkan bisa dioptimalkan untuk mengurangi volume kendaraan di Jalan Raya Daan Mogot yang semakin padat,” tambahnya.

Lebih jauh, Pemkot Tangerang berharap agar seluruh rencana yang telah diusulkan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan begitu, hasilnya dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas transportasi publik dan kemajuan pembangunan berkelanjutan di Kota Tangerang. [LM]