KONI Buka Jalan Atlet Kabupaten Tangerang Kuliah Gratis Sampai Lulus

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
15 Jun 2026 15:26
2 menit membaca

PRESTASI di arena pertandingan tidak selalu menjamin masa depan yang cerah. Banyak atlet yang pernah berjaya justru kesulitan menghidupi diri dan keluarganya ketika karier olahraga berakhir.

Kondisi itulah yang mendorong KONI Kabupaten Tangerang membuka jalan baru bagi para atlet. Kini, atlet Kabupaten Tangerang berkesempatan mendapatkan kuliah gratis sampai lulus.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara KONI Kabupaten Tangerang dengan Tanri Abeng University Kampus Tangerang dan Politeknik Ismet Iskandar melalui penandatanganan nota kesepahaman, Senin (15/6/2026).

Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia atlet dan pengurus cabang olahraga.

Menurutnya, atlet tidak boleh hanya dipersiapkan untuk menjadi juara di lapangan. Tetapi juga harus memiliki bekal pendidikan sebagai modal menghadapi kehidupan setelah masa aktif berolahraga.

“Para atlet harus belajar dari banyak kejadian di Indonesia. Banyak atlet yang kesulitan menghidupi diri dan keluarganya setelah masa jayanya berakhir karena tidak memiliki bekal keilmuan di bidang lain,” ujar Eka.

Karena itu, KONI Kabupaten Tangerang mendorong para atlet untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.

“Untuk itu kami mendorong atlet untuk menempuh pendidikan sehingga mempunyai bekal keilmuan untuk masa depannya,” katanya.

Direktur Tanri Abeng University dan Politeknik Ismet Iskandar, Zakiah, menilai pendidikan dan olahraga merupakan dua aspek yang saling melengkapi dalam membentuk sumber daya manusia unggul.

Menurutnya, pendidikan membentuk kemampuan intelektual. Sementara olahraga menempa karakter seperti disiplin, ketekunan, daya juang, dan semangat kompetitif.

“Apabila kedua aspek ini bertemu maka tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga melahirkan calon-calon pemimpin bangsa yang tangguh,” ujarnya.

Zakiah menjelaskan, terdapat tiga skema beasiswa yang disiapkan bagi atlet Kabupaten Tangerang, yakni beasiswa 100 persen, 50 persen, dan 25 persen.

Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi atlet, tetapi juga dapat diakses atlet PPLP, atlet pelatda, atlet pelatnas, keluarga atlet hingga pengurus KONI Kabupaten Tangerang.

Selain itu, pihak kampus juga membuka peluang pembahasan lebih lanjut terkait keringanan biaya uang pangkal bagi peserta program.

Sementara itu, Pembina Tanri Abeng University dan Politeknik Ismet Iskandar, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, tujuan utama kerja sama tersebut adalah memastikan atlet memiliki masa depan yang baik setelah tidak lagi aktif bertanding.

“Kita ingin menghasilkan atlet yang berprestasi dan punya jenjang pendidikan sehingga mereka punya pegangan hidup selepas masa kejayaannya berakhir,” kata mantan Bupati Tangerang dua periode itu.

Melalui kerja sama tersebut, para atlet Kabupaten Tangerang kini tidak hanya dituntut mengejar prestasi dan medali. Tetapi juga didorong untuk menyiapkan masa depan melalui pendidikan. (*)