Kepada Para Kades, Bupati Tangerang Tegaskan Dana Desa Amanat Rakyat Harus Dikelola dengan Integritas dan Transparan

REDAKSI
19 Jan 2026 21:41
2 menit membaca

BUPATI TANGERANG Maesyal Rasyid menegaskan, Dana Desa merupakan amanat rakyat yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel. Serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Pernyataan itu disampaikan Maesyal kepada 246 kepala desa (Kades) saat Upacara Peringatan Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (19/1/2026).

“Dana Desa adalah amanat rakyat. Setiap rupiah harus dikelola dengan integritas dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Dana Desa, lanjut Maesyal, dapat digunakan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, maupun penguatan ekonomi desa. Maesyal mengatakan, Hari Desa Nasional bukan sekadar seremonial. Melainkan pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa bertumpu pada kemajuan desa.

Hal lain yang disorot Maesyal adalah soal transformasi tata kelola pemerintahan desa. Kata dia, pemerintahan desa harus sudah menuju pelayanan yang cepat, transparan, dan tanpa birokrasi berbelit.

Politikus Partai Gerindra ini menekankan, digitalisasi desa atau smart village bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Hal itu agar pelayanan publik desa harus mudah diakses masyarakat.

“Digitalisasi adalah kunci agar warga tidak lagi dipersulit oleh prosedur yang panjang dan berbelit,” ujarnya.

Selain tata kelola keuangan dan pelayanan, Maesyal juga mendorong desa-desa untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Langkahnya, ujar dia, melalui optimalisasi peran BUMDes dan koperasi desa.

“Produk desa harus berani bersaing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional,” katanya.

Pada momen itu, Pemkab Tangerang meluncurkan operasional Mobil Siaga Desa. Mobil itu difungsikan untuk pelayanan darurat, khususnya akses kesehatan masyarakat desa selama 24 jam. Saat ini tersedia 132 unit Mobil Siaga Desa dan ditargetkan menjangkau seluruh desa pada 2026. (don)