Kembangkan Sektor Perikanan, Pemkab Tangerang Serahkan Bantuan Sembilan Unit Kapal

REDAKSI
22 Des 2025 20:06
2 menit membaca

PEMKAB Tangerang berupaya mendorong sektor perikanan untuk berkembang. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan. Oleh karenanya, Pemkab Tangerang menyerahkan bantuan sembilan unit kapal tangkap ikan.

Bantuan kapal tangkap ikan berukuran di bawah 5 Gross Ton (GT) itu diserahkan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid kepada para nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Kronjo, Senin (22/12/25).

“Sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

Dia menambahkan, bantuan kapal itu merupakan program pemberdayaan nelayan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, bantuan kapal juga untuk meningkatkan keselamatan melaut dan untuk kesejahteraan masyarakat nelayan.

Maesyal melanjutkan, kapal tangkap ikan yang diserahkan dirancang sesuai dengan kebutuhan nelayan tradisional. Sehingga diharapkan mampu menunjang aktivitas penangkapan ikan secara lebih efektif dan berkelanjutan

“Bantuan kapal tangkap ikan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung para nelayan,” beber Maesyal.

Dia lalu menambahkan, selama tahun 2025, Pemkab Tangerang sudah menyerahkan bantuan sebanyak 20 unit kapal tangkap ikan. Tak hanya bantuan kapal tangkap ikan, Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan berbagai perlengkapan pendukung.

“Selain kapal tangkap ikan, kami jga memberikan Jaring milenium, pelampung pemberat sebanyak 5 unit perkapal, kompas, lampu navigasi, mesin 24 PK, Aki 12 Volt 100 amper,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Rudi Hartono menyampaikan, 6 unit bantuan kapal tangkap ikan di bawah 5 GT berbahan fiber bersumber dari APBD. Sedangkan 3 unit lainnya berbahan kayu berasal dari Pokok Pikiran Anggota Dewan Kabupaten Tangerang Fraksi Gerinda Dina Maria Ulfa.

“Program ini bagian upaya ketahanan pangan dan penguatan ekonomi biru di Kabupaten Tangerang,” kata Rudi.