
SEMANGAT kebersamaan dan euforia musik reggae akan menyatu dalam Hunter Festival Volume 1 yang mengusung tema “Silaturreage”. Festival ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus panggung reuni bagi musisi reggae, khususnya dari Tangerang, yang kini telah berkembang dan dikenal luas.
Project Manager Hunter Festival Volume 1, Wahyu Kreswandi, mengatakan konsep “Silaturreage” diangkat sebagai bentuk silaturahmi antarband, komunitas, dan penikmat musik reggae. Sekaligus memanfaatkan momentum Idulfitri dan perayaan ulang tahun Hunter Cafe.
“Ini bukan sekadar konser, tapi ajang silaturahmi,” ujar Kreswandi saat konferensi pers di Hunter Cafe di Samanea Kuliner Junction, Suvarna Sutera, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/4/2026).
Kreswandi bilang, ada banyak band yang dulu merintis dari panggung kecil di Tangerang yang saat ini sudah besar.
“Kita ingin mereka kembali meramaikan reggae di Tangerang,” tambahnya.
Festival akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026.Festival itu akan menghadirkan 15 band reggae lintas generasi. Beberapa nama besar yang dipastikan tampil di antaranya Coconuttreez, Momonon, Dhyo Haw, Sejedewe, hingga High Therapy.
Selain itu, panggung juga akan diramaikan oleh Republik 21, Ballereoth, Smile Morning, Feel High, Sultan Fraya, Moral Dilema, DJ DND, hingga R Kustik.
Acara akan dibagi menjadi dua sesi, yakni siang dan malam, dengan open gate dimulai pukul 12.00 WIB. Untuk menambah atmosfer, panitia juga menyiapkan rangkaian “road to Hunter Festival” yang digelar setiap Jumat malam pada 3, 10, dan 17 April 2026 sebagai pemanasan menuju acara puncak.
Sebanyak 6.000 tiket disiapkan dengan berbagai kategori, mulai dari VIP A seharga Rp200 ribu, VIP B Rp175 ribu, reguler A Rp100 ribu, hingga reguler B Rp85 ribu. Panitia berharap seluruh tiket dapat terjual habis seiring tingginya antusiasme penikmat musik reggae.
“Harapan kami tentu acara ini sukses, penonton ramai, dan tiket sold out,” terang Kreswandi.
Kejutan juga dipastikan bakal mewarnai konser tersebut. Sebab beberapa band dipastikan akan membawakan lagu-lagu dari album terbaru mereka.
Salah satu pengisi acara, Dio Prasetyo atau yang dikenal sebagai Dhyo Haw, mengaku siap memberikan penampilan terbaiknya di panggung Hunter Festival. Dia menyebut, acara tersebut merupakan kegiatan bagus karena selain konser, juga sebagai ajang silaturahmi.
“Saya siap tampil maksimal dan semoga bisa memberikan energi positif untuk semua penonton,” ujarnya.
Hunter Festival Volume 1 diharapkan menjadi momentum kebangkitan skena reggae Tangerang. Sekaligus ruang temu bagi musisi dan komunitas untuk terus menjaga eksistensi dan semangat musik reggae di tengah perkembangan industri musik tanah air.