
WAKIL BUPATI Tangerang Intan Nurul Hikmah dipastikan melenggang mulus menjadi Ketua Partai Golkar Kabupaten Tangerang. Sampai akhir batas pendaftaran, Senin (15/12/2025), hanya Intan yang mendaftar. Langkah Intan pun tak terbendung untuk menakhodai partai beringin itu.
Situasi itu jelas membuat Intan di atas angin. Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Tangerang yang bakal digelar besok di Hotel Arya Duta, nampaknya bakal jadi panggung pengukuhan Intan memimpin partai berwarna kuning.
Situasi itu menempatkan Intan di posisi sangat kuat. Dukungan internal mengalir. Restu politik dari pemerintahan juga telah dikantongi. Intan mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid terkait pencalonannya—untuk meminta restu dan doa.
“Beliau sangat support,” kata Intan, Selasa (16/12/2025).
Tak cuma dukungan, Intan juga membawa pesan harapan dari Bupati agar kepemimpinannya bisa membawa Partai Golkar Kabupaten Tangerang ke level yang lebih baik.
“Harapannya saya bisa membawa Golkar lebih baik lagi,” tuturnya.
Dengan dukungan orang nomor satu di Kabupaten Tangerang dan tanpa rival, Intan bisa duduk tenang karena posisi ketua sudah di tangan. Perbincangan pun kini mengerucut kepada: siapa sosok Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Tangerang?
Saat ini posisi itu diampu Muhammad Amud—yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Namun apakah Amud bakal berlanjut menduduki kursi itu bila Intan memimpin?
Usai menyerahkan formulir pendaftaran, kemarin, Intan menyatakan akan fokus pada pembenahan internal partai, mulai dari kesekretariatan hingga pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA). Dia juga menegaskan akan melakukan penyegaran struktur.
“Pasti ada perombakan, ada pembaruan, ada penyegaran. Tapi semuanya akan solid,” kata Intan, sembari menyebut rotasi jabatan sebagai hal yang mungkin dilakukan.
Lalu siapa sosok sekretaris pilihan Intan? Siapa figur yang bakal diberi amanah mendampingi Intan mengendalikan mesin partai? Saat hal itu ditanyakan, Intan memilih irit bicara.
“Belum bahas,” katanya.
Namun satu kalimat berikutnya memberi petunjuk penting. Sosok sekretaris yang dia inginkan adalah sosok yang bisa membangun sinergi dengan dirinya. Sosok yang loyal sekaligus selaras dengan visi dan misi Intan.
Ini adalah sinyal dari Intan yang nampaknya mengusung arah kepemimpinan yang memosisikan loyalitas, sinergi, dan efektivitas organisasi sebagai kunci. Sosok sekretaris yang dia pilih, akan menjadi partner kunci dalam menggerakkan roda partai, terutama menghadapi agenda politik ke depan.
“Saya mau sekjen yang bisa sejalan sama saya. Jadi masih saya seleksi dulu,” tandasnya.