Alfamart–Baby Happy Targetkan 6.000 Ibu dan Anak Terlayani Program Sahabat Posyandu

REDAKSI
25 Feb 2026 17:32
Berita 0
2 menit membaca

ALFAMART bersama Baby Happy memperluas jangkauan layanan kesehatan ibu dan anak melalui program Alfamart Sahabat Posyandu. Program ini dilaksanakan di 34 kota di Indonesia. Sepanjang periode Februari-Mei 2026, lebih dari 6.000 ibu dan anak ditargetkan menerima layanan kesehatan dasar.

Salah satu kegiatan berlangsung di Gerai Alfamart Diklat Pemda, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu. Sejak pagi, para ibu antusias membawa anak untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan tumbuh kembang, pemberian vitamin, edukasi gizi keluarga, hingga makanan tambahan.

General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya mengatakan, program itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Alfamart dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Sepanjang 2025, kata dia, Alfamart Sahabat Posyandu telah menjangkau sekitar 30.000 penerima manfaat dengan memanfaatkan halaman gerai sebagai lokasi layanan.

“Alfamart Sahabat Posyandu akan menjangkau lebih banyak ibu dan anak agar mendapatkan layanan kesehatan yang memadai,” kata Rani.

Dia melanjutkan, di tahun 2026, akan ada penambahan jumlah titik pelaksanaan Program Alfamart Sahabat Posyandu. Untuk menjaga kualitas layanan, Alfamart bekerja sama dengan kader posyandu dan dinas kesehatan setempat di setiap wilayah pelaksanaan.

Sementara Marketing Manager Baby Happy, Stella Eidelina menambahkan, kolaborasi antara Alfamart dengan Baby Happy semakin memperkuat dampak program. Dia menyebut, keterlibatan pihaknya sebagai bentuk dukungan terhadap akses layanan kesehatan ibu dan anak.

Dia bilang, melalui program itu, Baby Happy tidak hanya menghadirkan produk popok berkualitas, tetapi juga mengedukasi pencegahan ruam popok dan mendukung kesehatan ibu dan anak di berbagai wilayah.

Selain layanan kesehatan, peserta juga menerima paket produk dari Wings Group serta akses harga khusus produk tertentu di gerai. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat.

Nala, salah satu peserta, mengaku terbantu dengan kemudahan akses layanan. Menurutnya, pelayanan program tersebut lengkap dan lokasinya dekat.

“Anak saya bisa diperiksa, dan saya juga mendapat bingkisan. Sangat membantu,’ ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Bidan Maesaeoh dari Puskesmas Bonang. Dia menilai konsep posyandu di depan gerai ritel mampu menarik minat ibu-ibu untuk rutin memeriksakan tumbuh kembang anak.

“Posyandu di depan toko seperti ini sangat menarik dan memudahkan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering digelar,” tuturnya.

Lewat pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, program ini menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan dasar bisa dihadirkan di ruang-ruang yang mudah dijangkau sehari-hari. (*)