
PEMKAB Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus mengebut konektivitas kawasan Kronjo-Ceplak. Oleh karena itulah, upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan terus dipercepat.
DBMSDA Kabupaten Tangerang pun melaksanakan rekonstruksi pada ruas Jalan Penjamuran-Kronjo dan Jalan Ceplak-Penjamuran, dengan total panjang penanganan mencapai lebih dari 11 kilometer.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, rekonstruksi di Kecamatan Kronjo diharapkan meningkatkan konektivitas masyarakat. Serta memperbaiki akses transportasi dari kawasan Tugu Kronjo menuju perbatasan Pasar Ceplak.
“Aktivitas konstruksi diperkirakan dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas maupun kegiatan warga di sekitar lokasi,” kata Iwan, Selasa, (18/8/2026).
Iwan menerangkan, rekonstruksi ditargetkan selesai dalam waktu sekitar lima bulan atau 150 hari kalender. Dia menjelaskan, salah satu ruas yang mendapat penanganan adalah Jalan Penjamuran-Kronjo sepanjang 2,34 kilometer. Hingga 2025, kondisi jalan mantap pada ruas tersebut tercatat sepanjang 0,91 kilometer.
“Kami melakukan rekonstruksi pada segmen 1 dan 2 dengan panjang penanganan sekitar 0,93 kilometer,” ujarnya.
Setelah pekerjaan tersebut selesai, panjang jalan dalam kondisi mantap diproyeksikan meningkat menjadi 1,84 kilometer. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 0,5 kilometer ruas Jalan Penjamuran-Kronjo yang belum mendapatkan penanganan.
Tidak hanya itu, penanganan juga dilakukan pada ruas Jalan Ceplak-Penjamuran. Menurutnya, ruas Ceplak-Penjamuran memiliki panjang keseluruhan 9,27 kilometer. Sampai dengan 2025, jalan dalam kondisi mantap telah mencapai sekitar 3,9 kilometer.
“Pada tahun 2026 dilakukan penanganan Ceplak-Penjamuran segmen 1 hingga segmen 7 sepanjang 5,19 kilometer,” katanya.
Dengan rekonstruksi tersebut, panjang ruas Jalan Ceplak-Penjamuran yang berada dalam kondisi mantap ditargetkan meningkat menjadi 9,09 kilometer. Sementara itu, masih tersisa sekitar 0,18 kilometer ruas jalan yang belum tertangani.
Rekonstruksi dua ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas cakupan jalan dalam kondisi mantap. Selain menunjang mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi barang antarkawasan.
Pemerintah daerah juga mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Masyarakat diminta bersabar apabila terjadi perlambatan perjalanan di sekitar titik konstruksi.
Dengan selesainya proyek tersebut, konektivitas jalur dari kawasan Kronjo hingga Ceplak diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut setiap hari. (*)