Polisi Duga Tukang Cilok yang Tewas di Cikupa Korban Pembunuhan

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
2 Jun 2026 20:32
2 menit membaca

POLISI menduga tukang cilok yang tewas bersimbah darah di kontrakan di RT 03/03 Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa merupakan korban pembunuhan. Hal tersebut mencuat saat Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mendatangi TKP, Selasa (2/6/2026) petang.

“Korban terindikasi korban dari tindak pidana pembunuhan,” kata Indra Waspada.

Korban berinisial R tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap. Sementara di kamar kontrakan korban, ditemukan ceceran darah di lantai. Luka di tubuh korban, kata Indra Waspada, diduga akibat senjata tajam.

“Tapi kami masih harus menunggu hasil autopsi seiring penyelidikan yang kami laku6 untuk mengungkap peristiwa ini,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, ujar dia, diduga korban sudah meninggal selama 32 jam. Saat ini, lanjut dia, petugas polisi bergerak memeriksa saksi, barang bukti, termasuk menyisir sekitar lokasi guna mendapatkan bukti petunjuk.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria pedagang cilok penghuni kontrakan ditemukan tewas bersimbah darah. Menurut penuturan warga, korban baru sekitar 10 hari tinggal di kontrakan tersebut. Di kontrakan tersebut, korban diketahui tinggal berdua bersama rekannya.

Awal korban ditemukan adalah saat seorang warga yang memesan cilok datang ke kontrakan tersebut. Namun setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak mendapatkan respon. Warga bersama pemilik kontrakan kemudian membuka pintu dengan kunci cadangan.

“Di TKP ditemukan darah dan posisi korban tengkurap di lantai,” kata Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri. (don)