BANTEN; LENSAMETRO- Puluhan personel ‘Baret Biru’ Satbrimob Polda Banten membangun jembatan gantung di wilayah bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak.

Bersama warga, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Banten berjibaku membuat jembatan gantung dari bambu sebagai akses jalan sementara yang menghubungkan antara Desa Sukarame dan Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Minggu (12/01/2020).

Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Dedi Suryadi mengatakan bahwa personil Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Banten dibantu dengan warga membuat jembatan gantung yang panjangnya sekitar 75 meter yang melewati Sungai Ciberang.

“Ya, karena cuaca sedang tidak hujan dan debit air tidak naik (normal-red) hari ini personil Sat Brimob Polda Banten dibantu dengan warga membuat jembatan gantung dari bambu sebagai akses jalan sementara”, terang Dansat Brimobda Banten.

Lanjut Dedi, tujuan dibuat jembatan ini agar memudahkan warga untuk melakukan aktivitasnya kembali dan memudahkan petugas untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir.”

Yadi (45) salah seorang warga Desa Sukarame merasa senang dengan dibuatnya jembatan gantung antara Desa Sukarame dan Desa Sukajaya oleh personil Sat Brimob Polda Banten.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah membuat jembatan gantung. Saya jadi bisa aktivitas lagi, “ucapnya

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, warga merasa senang dan sangat terbantu dengan dibuatnya jembatan gantung oleh personil Sat Brimob Polda Banten.

Perlu diketahui, banjir bandang dan longsor yang melanda 30 Kecamatan di Kabupaten Lebak awal tahun 2020 lalu menyebabkan 30 unit jembatan penghubung antar desa putus dan sekitar 2913 KK harus mengungsi.(rls/joe)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *