Warga Kemiri Bakar Gubuk Diduga Dijadikan Transaksi Obat Keras

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
2 Jun 2026 13:48
1 menit membaca

APARAT Polsek Mauk Polresta Tangerang melakukan penyelidikan terkait peristiwa aksi warga yang mendatangi sebuah gubuk yang diduga dijadikan tempat transaksi obat keras.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (1/6/2026) sekitar jam 9 malam di Jalan Gabusan, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri. Gubuk semi permanen tersebut kemudian dibakar warga.

Kapolsek Mauk I Nyoman Nariana, Selasa (2/6/2026) mengatakan, awalnya warga mendapat informasi saung tersebut kerap dijadikan tempat transaksi obat keras. Atas informasi tersebut, warga mendatangi lokasi.

“Setibanya di lokasi, warga melihat 3 pria tidak dikenal yang diduga pelaku sedang duduk di sekitar gubuk tersebut,” ujar Nyoman.

Ketiga pria tersebut tersebut langsung melarikan diri ke arah belakang dengan menyebrangi kali kecil. Warga kemudian menemukan obat-obatan diduga obat keras daftar G.

“Warga juga menemukan satu unit sepada motor yang diduga milik salah satu pria yang lari,” tambah Nyoman.

Setelah itu, warga membongkar lalu membakar gubuk agar tidak lagi digunakan untuk nongkrong atau transaksi yang melanggar hukum. Pembakaran tersebut tidak menimbulkan dampak karena berada di pinggir jalan yang jauh dari permukiman.

Polisi yang segera tiba di TKP lalu menerima barang bukti obat yang ditemukan dan sepeda motor.

“Kami juga ⁠melakukan penyelidikan terhadap tiga pria yang diduga pelaku. Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat,” tandas Nyoman. (don)