
WAKIL Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mendorong keluarga menjadi benteng utama dalam menghadapi potensi risiko laten di era digital. Dia menekankan pentingnya peran keluarga di era modern.
Hal tersebut ditegaskan Intan saat membuka seminar pendidikan bertema “Keluarga Berdaya, Anak Berkualitas: Sinergi Pendidikan, Pengasuhan, dan Kesehatan di Era Digital”, Minggu (24/5/2026) di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (UNIMAR). Acara tersebut diinisiasi Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tangerang.
“Saat ini potensi risiko laten banyak dihadapi generasi muda, seperti krisis karakter, penurunan interaksi sosial yang sehat, hingga banjir disinformasi,” kata Intan.
Menurutnya, keluarga sebagai instrumen terkecil masyarakat memegang peranan krusial. Oleh karena itulah harus jadi benteng utama untuk mengatasinya.
Intan mengatakan, era digital mengubah total cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi generasi muda. Khususnya, sambung dia, Generasi Z yang tumbuh berdampingan dengan teknologi, kreatif, serta terbuka pada perubahan. Kondisi tersebut, Intan berujar, menuntut adaptasi dari orang tua.
“Generasi muda tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah dan pendampingan. Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita,” ujar Intan.
Dalam kesempatan tersebut, Intan mengapresiasi kolaborasi antara PDNA Kabupaten Tangerang dan civitas akademika UNIMAR. Dia berpesan agar mahasiswa tidak pasif.
Intan meminta mahasiswa untuk tidak terlena oleh romansa dunia maya. Sebaliknya, lanjut dia, mahasiswa harus menunjukkan peran aktif dan karya nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Jangan hanya menjadi generasi yang aktif di media sosial, tetapi juga harus aktif dalam pengembangan diri, organisasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata dia.
Di tempat yang sama, Rektor UNIMAR Tangerang, Jaka Supriyanta menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Tangerang. Apresiasi diberikan atas ebijakan anggaran beasiswa Pemkab Tangerang yang dinilai berpihak nyata pada dunia pendidikan, khususnya bagi para guru PAUD.
Lonjakan kuota beasiswa ini tercatat sangat signifikan. Pada tahun 2025, UNIMAR mendapatkan kuota 88 beasiswa. Sementara pada tahun 2026 ini, jumlahnya melesat menjadi 150 kuota beasiswa.
“Baru di UNIMAR ada skema beasiswa seprogresif ini dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Jaka. (don)