Puluhan Siswa di Kronjo Diduga Keracunan MBG, Menu Makaroni Jadi Sorotan

REDAKSI
30 Apr 2026 19:42
2 menit membaca

SEBANYAK 33 siswa di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Rabu (29/4/2026). Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian, terutama terkait keamanan dan kualitas makanan dalam program tersebut.

Dari total korban, sebanyak 28 siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Kronjo. Sementara lima lainnya telah diperbolehkan rawat jalan setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Insiden ini diduga berasal dari makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cirumpak di bawah Yayasan Leuit Abhipraya Nawasena yang berlokasi di Kampung Cirumpak RT 006/002, Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo.

Berdasarkan laporan, para siswa mulai mengalami gejala mual, muntah, pusing, dan diare setelah pulang dari sekolah dan mengonsumsi makanan MBG. Orang tua yang panik langsung membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Kronjo Iptu Bayu Sujatmiko yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan.

“Setelah menerima informasi adanya korban yang mengalami mual, muntah, pusing, dan diare usai mengonsumsi MBG, Unit Intel Polsek Kronjo langsung melakukan lidik dan pulbaket,” kata Bayu saat, Kamis (30/4/2026).

Menu MBG yang dibagikan pada hari itu terdiri dari makaroni, telur, tahu, bakso, wortel, dan buah melon. Program tersebut diketahui menjangkau sebanyak 2.820 penerima manfaat, termasuk siswa sekolah, PAUD, ibu hamil, dan balita di wilayah Kecamatan Kronjo.

Dugaan awal mengarah pada salah satu menu, yakni makaroni, yang diduga telah terpapar bakteri karena proses pengolahan yang dilakukan sejak malam sebelumnya.

“Dugaan sementara dari ahli gizi, makanan makaroni yang dimasak sejak malam sebelumnya diduga menjadi penyebab karena kemungkinan sudah terpapar bakteri,” ujar Bayu.

Saat ini, sampel makanan telah diamankan dan dibawa ke Puskesmas Kronjo untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan masih terus melakukan pendataan korban. Serta memantau kondisi penerima manfaat lainnya yang sempat mengonsumsi menu MBG dari dapur SPPG Cirumpak, guna mencegah adanya kasus serupa meluas. (don)