Pemkab Tangerang Pastikan Perbaikan Saluran Pembuang Kalong Jayanti Sudah Rampung

REDAKSI
8 Des 2025 15:03
2 menit membaca

PEMKAB TANGERANG memastikan, perbaikan saluran pembuang Kalong di Desa Serang Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang sudah rampung sejak Jumat (5/12/2025). Saluran air itu pun sudah berfungsi dengan normal.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang Rijal Muhammad Fikri, Senin (8/12/2025) mengatakan, perbaikan saluran air itu masuk ke pos anggaran pemeliharaan infrastruktur pengairan yang dibiayai APBD Perubahan Tahun 2024.

“Perbaikan saluran pembuang Kalong di Desa Serang Gintung sudah kami laksanakan dan saat ini kondisinya sudah kembali berfungsi normal,” kata Rijal.

Fungsi utama saluran pembuang, terang Rijal, adalah untuk mengalirkan dan membuang kelebihan air dari area persawahan. Hal itu supaya tidak terjadi genangan yang dapat mengganggu produktivitas pertanian warga.

“Saluran ini sangat vital karena berperan sebagai pembuangan kelebihan air dari persawahan. Jika tidak berfungsi optimal, tentu akan berdampak langsung pada hasil pertanian masyarakat,” beber Rijal.

Mengenai adanya pemberitaan yang mempertanyakan kinerja pemerintah daerah, Rijal menegaskan menghormati. Dia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan perbaikan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

“Kami bekerja berdasarkan perencanaan yang matang, skala prioritas, serta kondisi lapangan. Tidak semua kerusakan bisa ditangani secara bersamaan, namun kami pastikan setiap laporan masyarakat menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Rijal juga memastikan, setiap kegiatan yang dilaksanakan DBMSDA mengacu pada standar teknis dan diawasi langsung oleh tim pengawas di lapangan untuk memastikan kualitas pekerjaan.

“Setiap pekerjaan kami awasi secara teknis agar hasilnya sesuai dengan spesifikasi dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Rijal mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan apabila terdapat saluran irigasi atau pembuang yang mengalami kerusakan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Silakan laporkan jika ada kerusakan agar bisa segera kami data dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada,” pungkasnya. (*)