Langkah Satset Bina Marga Kab Tangerang Rehabilitasi SPA Sungai Ciranjieun untuk Cegah Banjir

REDAKSI
13 Nov 2025 08:32
2 menit membaca

DINAS BINA MARGAdan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui Bidang Sumber Daya Air mulai melaksanakan pekerjaan rehabilitasi Saluran Pembuang Anak (SPA) Sungai Ciranjieun di wilayah Tigaraksa. Langkah ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah dalam mengatasi masalah genangan dan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah menjelaskan, kegiatan rehabilitasi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas saluran pembuang utama yang selama ini menjadi jalur kritis pembuangan air dari kawasan pemukiman menuju Sungai Ciranjieun.

“Pekerjaan ini difokuskan pada perbaikan dan peningkatan kapasitas saluran pembuang utama yang selama ini menjadi jalur penting pembuangan air. Harapannya, saluran ini nantinya mampu menampung dan mengalirkan debit air lebih optimal,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Menurut Iwan, selama ini kawasan Tigaraksa dan sekitarnya sering mengalami genangan akibat limpasan air dari Sungai Ciranjieun yang tidak tertampung sempurna oleh saluran pembuang. Rehabilitasi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar persoalan tersebut tidak berulang setiap musim penghujan.

“Dengan dilakukannya rehabilitasi ini, kami berharap potensi genangan dan banjir di kawasan permukiman dapat diminimalisir bahkan dihilangkan,” jelasnya.

Iwan menambahkan, kegiatan ini mencakup pengerukan sedimen, perbaikan dinding saluran, serta penguatan struktur di titik-titik yang rawan longsor atau penurunan tanah. Selain itu, DBMSDA juga akan memastikan seluruh jalur saluran dalam kondisi bersih dari sampah dan hambatan lainnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan menjaga kebersihan saluran dan tidak membuang sampah ke aliran air, karena keberhasilan program ini juga sangat bergantung pada dukungan masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan, rehabilitasi saluran ini tidak hanya berorientasi pada fungsi teknis, tetapi juga pada upaya peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya.

“Kami berkomitmen agar infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Tangerang terus diperkuat. Dengan langkah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat hidup lebih nyaman tanpa ancaman genangan atau banjir,” katanya. (*)