Keterbatasan SDM, Pelayanan RSUD Tigaraksa Belum Optimal

KABUPATEN TANGERANG; Lensametro.com -elayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa , Kabupaten Tangerang, belum berjalan optimal karena kurangnya jumlah tenaga medis.

 

Plt Dirut RSUD Tigaraksa Muhamad Faridzki Fikri mengatakan, saat ini pelayanan terhadap pasien di rumah sakit negeri tersebut baru sebatas rawat jalan.

 

Sedangkan untuk pelayanan rawat inap belum bisa dilakukan karena masih kurangnya jumlah tenaga medis.

 

“Rumah sakit (RSUD Tigaraksa) sudah beroperasi sudah sekitar 6 bulan tapi baru melayani pasien rawat jalan kalau rawat inap belum karena jumlah SDM-nya masih kurang,” kata dia kepada SBN (grup lensametro.com), Senin 3 Juni 2024.

 

Menurut dia, belum memadainya jumlah tenaga medis di RSUD Tigaraksa karena daerah sudah tidak boleh menerima pegawai honorer, termasuk di bidang kesehatan seperti di rumah sakit negeri.

 

Saat ini petugas untuk pelayanan rawat jalan di setiap poliknik yang ada diperbantukan tenaga kesehatan dari tiap-tiap puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang.

 

“Jadi petugas yang ada sekarang itu mereka BKO dari puskesmas-puskesmas. Tapi ada juga yang sudah mutasi dari luar daerah kesini (RSUD Tigaraksa),” paparnya.

 

Meski begitu, sambung Faridzki, saat ini Pemkab Tangerang tengah mempersiapkan rekrutmen tenaga medis guna ditempatkan di RSUD Tigaraksa melalui PPPK dan CASN 2024.

 

Ia menyebut rumah sakit Tipe C itu membutuhkan sekitar 300 tenaga kesehatan agar pelayanannya bisa berjalan sebagaimana mestinya.

 

“Kita sudah open rekrutmen kemungkinan akhir tahun ini pelayanan di RSUD baru bisa berjalan normal,” tukasnya. (Ki/din)