
HUJAN deras sejak Minggu hingga Senin (11-12/1/2025) menyebabkan beberapa titik di Kabupaten Tangerang terendam banjir. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, sedikitnya ada 18 titik banjir yang tersebar di enam kecamatan yaitu Pakuhaji, Kosambi, Teluknaga, Sepatan, Pasar Kemis, dan Mauk—dengan 1.014 kepala keluarga (KK) terdampak.
Salah satu titik banjir adalah di Kampung Rawa Lumpang, Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi. Ketinggian air di titik itu mencapai 1 meter. Bupati Tangerang Maesyal Rasyid turun ke titik itu.
“Kami hadir bersama dan memastikan penanganan segera kami lakukan dan bantuan logistik kepada warga terdampak bisa segera disalurkan,” kata Maesyal.
Maesyal bersama rombongan menyusuri lokasi banjir serta berdialog dengan warga. Dia berkomitmen akan segera merumuskan upaya penanganan banjir secara bertahap, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami sudah melihat kondisi di lapangan dan merumuskan upaya-upaya yang akan kita lakukan bersama,” ujarnya
Untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Tangerang menyalurkan bantuan logistik. Selanjutnya, kata Maesyal, akan dilakukan survei lanjutan dan rapat teknis untuk mencari solusi.
“Termasuk membahas ke mana air ini bisa dialirkan agar dapat dibuang ke laut,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Tangerang juga menerjunkan tim dari Dinas Kesehatan beserta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir. (don)