
PEMKAB Tangerang terus memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak hanya melalui penyediaan makanan bergizi, tetapi juga dengan membangun kesadaran anak-anak agar mampu mengenali pangan yang aman dikonsumsi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pangan Asal Hewan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang di GOR RW 12, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Selasa (21/7/2026).
Sebanyak 240 siswa dari SD Negeri 1, 2, 3, dan 4 Cikasungka mengikuti kegiatan edukasi tersebut. Desa Cikasungka dipilih karena menjadi salah satu lokus prioritas penanganan kawasan khusus Kabupaten Tangerang Tahun 2026.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, kegiatan tersebut menjadi pelengkap Program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, membangun kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi harus dibarengi dengan edukasi agar anak-anak memahami kualitas makanan yang mereka konsumsi.
“Ini melengkapi Program MBG yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Bersama Dinas Pertanian, Kementerian Pertanian, dan Provinsi Banten kita memberikan edukasi sekaligus makan bergizi di luar program MBG,” kata Maesyal.
Dia menambahkan, manfaat kegiatan tersebut bukan hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, sekolah, dan peserta didik. Sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, semangat belajar, dan penghormatan kepada orang tua maupun guru.
“Harapannya mereka semakin semangat belajar, disiplin, menghormati orang tua dan guru sehingga proses belajar menjadi lebih nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan mengenalkan standar pangan asal hewan yang ASUH sejak usia dini.
Menurutnya, peserta yang mengikuti kegiatan diharapkan menjadi penyambung informasi bagi teman-temannya di sekolah. Satu sekolah, kata dia, mengirimkan 60 siswa, padahal jumlah siswa mencapai 800 hingga 900 orang.
“Karena itu kami berharap peserta hari ini bisa menjadi narasumber bagi teman-temannya agar semakin banyak anak yang memahami pentingnya pangan ASUH,” kata Joko.
Joko menambahkan, program tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi yang berpindah-pindah di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
Sedangkan Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP Provinsi Banten, Ari Mardiana mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi semacam ini menjadi semakin penting karena sebagian besar menu Program MBG menggunakan bahan pangan asal hewan.
“ASUH tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ari. (don)