Ketika Anggota Dewan Menutupi Hidung Pakai Jilbab di Pabrik Batako

oleh

KABUPATEN TANGERANG; LENSAMETRO- Anggota DPRD dari Komisi I telah melakukan sidak ke pabrik batako di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/12/2019).

Dalam sidak di lokasi tersebut, anggota DPRD kecele. Pasalnya pabrik telah ditinggal pemiliknya. Sejak tiga pekan tak lagi beroperasi pasca kedatangan aparat dari Polda Banten ke lokasi tersebut.

Menariknya, salah satu anggota DPRD dari Fraksi PAN spontan menutup hidungnya lantaran tidak kuat menahan aroma yang menyengat di area pembuatan bahan batako.

“Karena tak ada masker saya gunakan saja jilbab untuk menahan bau tak sedap di pabrik batako,” ujar Sri Panggung Lestari, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Sri Panggung,P Kusuma Semesta yang memproduksi batako tanpa memiliki izin yang lengkap.

“Kami akan mempertanyakan ke BPMPTSP Kabupaten Tangerang terhadap perizinannya,” tukasnya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Wahyu Nugraha mensinyalir pembuatan batako di Kampung Garudug RT 04/01 tersebut mengunakan campuran limbah pembakaran batubara.

“Kemungkinan untuk menghemat bahan produksi dan mendapat keuntungan. Tapi efeknya bau sekali dan meresahkan warga,” tukasnya. (joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.