
KEPALA Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang berinisial AS dilaporkan atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya. AS dilaporkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rachmat membenarkan adanya laporan terkait tersebut.
”Saat ini sedang dalam proses penanganan,” ucap Beni, Senin (21/9/2026).
Beni menyebut pihaknya akan segera memanggil AS untuk dimintai klarifikasi atas dugaan kasus pelecehan seksual.
”Nanti akan dilakukan pemanggilan,” ujarnya.
Beni juga mengatakan, kondisi kesehatan korban berangsur membaik dan sudah beraktivitas seperti biasa. Meski demikian, Beni mengaku belum bisa menjatuhkan sanksi terhadap AS lantaran kasus tersebut masih dalam proses penanganan.
”Ini kan masih dalam proses. Keputusannya belum ada kita masih dalam proses penanganan,” ungkapnya.
Kasus pelecehan seksual tersebut pun menuai protes dari para pegawai di lingkungan Satpol PP Kabupaten Tangerang. Pantauan, Senin (21/9/2026), di salah satu ruangan Kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang, terpasang beberapa poster bernada protes.
Poster tersebut bertuliskan “I Stand With The Victims Against Sexual Assault” yang artinya “Saya Berdiri Bersama Para Korban Melawan Kekerasan Seksual”. Terdapat pula poster bertuliskan “Stop Sexual Harassement” yang berarti “Hentikan Kekerasan Seksual”.
Sementara itu aktivitas di kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang tampak berjalan normal. Sedangkan AS tampak tak berada di tempat saat awak media hendak menemuinya.