
PEMKAB Tangerang mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi inflasi daerah akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi daerah agar tidak memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Karena itu, Pemkab Tangerang mulai memperkuat komunikasi dengan para pelaku usaha dan berbagai pihak terkait di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Kita pemerintah daerah sudah berupaya bertemu dengan pengusaha-pengusaha agar tidak ada lagi kasus PHK,” ujar Maesyal, Jumat (22/5/2026).
Selain menjaga iklim usaha, pemerintah daerah juga mulai memperkuat daya beli masyarakat lewat bantuan bahan pokok, bantuan gerobak UMKM, hingga skema bantuan permodalan usaha.
Menurut Maesyal, penguatan sektor UMKM dan menjaga ketersediaan pangan menjadi langkah penting agar ekonomi masyarakat tetap bergerak di tengah tekanan ekonomi global.
“Yang tidak bekerja mudah-mudahan bisa bekerja. Ada kepastian usaha dan pendapatan sehingga kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa tertangani,” katanya.
Pemkab Tangerang berharap langkah tersebut bisa menahan dampak gejolak ekonomi sekaligus menjaga stabilitas sosial masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. (don)